KESEHATAN

3 Siswi Asal Kalimantan Mendunia, Temukan Tanaman Bajakah Obat Jitu Penyembuh Kanker

ASSAJIDN.COM– Tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, akan berangkat ke Jakarta untuk menghadiri undangan dari Kementerian Pendidikan, Jumat (16/8/2019). Ketiganya akan menerima penghargaan dari menteri pendidikan, atas prestasinya yang mendunia karena meraih medali emas juara dunia atas karya ilmiah menemukan obat penyembuh kanker dari tanaman bajakah.

Kayu bajakah

Kepala Sekolah SMAN 2 Palangkaraya Mi’razulhaidi mengatakan, mereka sudah menerima undangan resmi dari Kementerian Pendidikan. “Besok saya akan mendampingi ketiga siswa didik kami, bahkan orangtua juga akan turut mendampingi anak-anak,” kata Mi’razulhaidi dikutip dsri kompas.com, Jumat (16/8/2019).

Pihak sekolah juga sudah melakukan koordinasi ulang ke Kementerian Pendidikan. Pihaknya menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Kemendikbud. Sementara itu ketiga siswa sudah tidak terpantau ada di sekolah. Ketiga siswa diizinkan pulang lebih cepat untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan jelang keberangkatan.

Lihat Juga :  Rahasia Sujud Ditinjau dari Anjuran Nabi dan Sisi Kesehatan

Saat dikunjungi di kediamannya, Anggi dan Aysa,  sedang sibuk mempersiapkan keperluan pribadi serta beberapa materi lainnya yang akan disampaikan pada saat berhadapan dengan menteri pendidikan. “Kami diminta untuk bahan presentasi terkait dengan apa yang sudah kami raih saat di Seoul, Korea Selatan. Terus kami juga diminta untuk menggunakan pakaian adat sederhana,” ujar Anggi dan Aysa.

Orangtua kedua siswa merasa bangga atas apa yang sudah anaknya raih. “Kami selaku orangtua merasa sangat bangga dan senang atas apresiasi yang diberikan kepada ketiga anak kami. Semoga semua yang diimpikan anak kami bisa terwujud,” kata Suroso, ayah Anggi.

Ibunda Yazid malah merasa gundah pasca-pemberitaan mengenai anaknya dan kayu Bajakah. Hingga saat ini sangat banyak orang berdatangan ke rumahnya untuk meminta bantuan, sementara bahannya sudah habis. “Ada senang ada juga sedihnya. Senang karena Yazid dapat penghargaan dan sedih karena enggak bisa membantu orang yang membutuhkan kayu Bajakah itu, karena bahannya habis,” ujarnya.

Lihat Juga :  Kepedasan? Ini 5 Bahan Ampuh Usir Rasa Pedas di Lidah

Rencananya hari ini keberangkatan tidak bisa bersamaan, karena berbeda maskapai penerbangan dan jam penerbangan ke Jakarta. Semua akan menginap di tempat yang sama. (*/Sumber : kompas.com)

Tags

Berita Terkait

Close