KELUARGA

10 Amalan Agar Anak Shaleh/shalehah, Insya Allah

ASSAJIDIN.COM — Untuk mendapatkan keturunan yang berakhlak mulia, ada cara cara  orang shalih yg dipraktikkan setiap saat. Mulai dari doa hingga mencuci beras.

Berikut adalah 10 tips mendo’akan agar memiliki anak anak yang shaleh/shalihah, insyaallah mendapatkan anugerah putra-putri shalih shalihah.

1. Kalau tiba tiba teringat pada anak, kirimkan bacaan al Fatihah. Sampai ke ayat “iyya kana’ budu wa iyyaka nastain” (Hanya kepada Mu kami menyembah dan hanya kepadaMU kami memohon pertolongan), mintalah apa saja hajat saat itu yg ada hubungannya dgn anak yg kita ingat saat itu juga.

Teruskan membaca surat al-Fatihah, doakan semoga anak kita diberi kepahaman yg sebenarnya dalam urusan agamanya, memiliki ilmu yg bermanfaat dan serahkan urusan anak kepada Allah untuk menjaganya.

2. Pandang wajahnya saat dia tidur, ucapkan: “Ibu mau (nama anak) jadi anak yg sholeh, sayang…”. Coba amalkan (kata2 ini bermakna kita bercakap dgn rohnya) dan ucapan ini adalah doa. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

3. Bangun shalat malam, shalat lah di sisinya. Maksudnya kita shalat dalam kamar dia dan dekat dgn ananda. Jika kita sering melakukannya dan kita juga selalu beritahu dia bahwa kita sering doakan dia, dia akan merasakan satu ikatan kasih sayang yg hakiki yg kita sangat sayang pada dia dan mau dia jadi anak yg sholeh. Dia akan tahu kita selalu shalat hajat untuknya.

Lihat Juga :  Ini Mengapa di Dalam Alquran Ada Surat Luqman, Nasihat Kebaikannya Sarat Inspirasi

4. Minta dikasihani. Ucapkan setiap saat bahwa kita ini sedang menunggu panggilan Allah. Jika dia tidak jadi anak sholeh bermakna dia tidak sayang kita dan tentunya kita akan merana di alam Barzah nanti.

5. Peluklah anak selalu walaupun dia sudah besar, sebagaimana kita sayang dia saat kecilnya. Aura ciuman dan belaian ibu sambil bisikkan padanya bahwa kita bangga mempunyai anak sepertinya.

6. Maafkan anak kita setiap waktu walaupun perbuatannya amat melukai hati kita. Muhasabah diri, mungkin kesalahan yg anak kita lakukan itu adalah karena dosa2 kita dimasa lalu.

7. Yang paling penting jaga tutur kata kita, jangan sekali2 ucapkan perkataan yang bisa melukai hatinya. Jika ini terjadi juga karena kita khilaf, cepat cepat cari waktu yang sesuai untuk kita minta maaf padanya. Mengakulah padanya itu kelemahan kita, kita marah karena dia berbuat salah, bukan bermaksud membenci.

8. Amalkan membaca ayat 40 Surat Ibrahim dan surat Al Furqan ayat 74, supaya kita, anak kita dan keturunan kita termasuk dalam golongan orang orang yang tetap mendirikan sholat berbakti.

Lihat Juga :  Sejarah Pemberian Nama dan Mengapa Nama Harus Bermakna Baik dan Indah

Rabbij’alni muqima?-?alati wa min zurriyyati rabbana wa taqabbal du’a`

Yaa Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang2 yg tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.

(Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a’yun waj’alna lilmuttaqina imama)

“Wahai Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang orang yang bertakwa.”

9. Selalu ingatkan anak bahwa tak ada gunanya pangkat, belajar tinggi, harta banyak, hafal Quran sekalipun, kecuali mempunyai akhlak yang mulia. Allah tidak melihat wajah yang cantik, tapi melihat hati yang cantik.

10. Saat mencuci beras niatkan. “Ya Allah…lembutkanlah hati anak anakku, sebut nama anak kita untuk paham agamanya seperti engkau lembutkan beras ini menjadi nasi”. Cuci beras lawan arah jam (putar kekiri seperti orang thawaf ) sambil sholawat kepada Nabi Muhamad saw.

Hati jangan lalai saat melakukan semua hal di atas, dan ingat kepada Allah. Wallahu alam bisa jawab. (*/Sumber :Facebook arminareka)

Tags

Berita Terkait

Close