SYARIAH

Muslimah, Lebih Baik Sholat Tarawih Berjamaah di Masjid atau di Rumah Sendiri?

 

ASSAJIDIN.COM — Di bulan Ramadhan, ada ibadah yang dianjurkan dilakukan setiap malam yakni sholat tarawih baik bagi muslim maupun muslimah. Ada pertanyaan, lebih baik mana wanita/muslimah shalat sunat tarawih di mesjid berjamaah atau di rumah sendiri? Apa hukumnya?

Pada asalnya, shalat di rumah itu lebih baik dan lebih utama bagi para wanita.

Kalaupun mereka menginginkan untuk shalat berjama’ah di masjid -dan inipun hukum asalanya juga boleh-, maka hal itu disebabkan adanya maslahat hakiki yang ingin diraih, seperti malas kalau shalat di rumah dan malas tadi benar-benar hilang ketika shalat berjama’ah bersama kaum muslimin di masjid, dan juga karena benar-benar ingin mendapatkan siraman rohani, ilmu syar’i, maupun nasehat yang bermanfaat.

Lihat Juga :  Dzikir yang Pas Dibaca Muslimah ketika Sedang Haid

Para wanita yang keluar rumah untuk shalat berjama’ah di masjid -tentunya setelah mempertimbangkan adanya maslahat yang hakiki tersebut-, mereka harus bisa menjaga diri, harus memakai hijab yang sesuai dengan syari, tidak bertabarruj, dan menghindari segala sesuatu yang bisa menimbulkan fitnah.

Dengan demikian apabila pergi ke masjid tidak menimbulkan fitnah (godaan) dan sudah berhijab dengan sempurna, juga di masjid bisa dapat faedah lain selain shalat seperti dapat mendengar nasehat-nasehat dari orang yang berilmu, maka shalat tarawih di masjid diperbolehkan dengan memperhatikan syarat-syarat ketika keluar rumah. Di antara syarat-syarat tersebut adalah:

Lihat Juga :  Masya Allah, Orang Takwa Dijamin Allah Dapat 14 Hal ini di Dunia

Pertama, menggunakan hijab dengan sempurna ketika keluar rumah

Kedua, minta izin kepada suami atau mahrom terlebih dahulu

Ketiga, tidak menggunakan harum-haruman dan perhiasan yang dapat menimbulkan godaan.

Keempat, jangan sampai terjadi ikhtilath (campur baur yang terlarang antara pria dan wanita) ketika masuk dan keluar dari masjid.

Demikian, Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita sekalian.

Wallahu a’lam.(*/sumber: asysyamil.com)

Back to top button