PALEMBANG EMAS

UMKM Terima Bantuan Modal Tanpa Bunga dan Agunan

PALEMBANG, ASSAJIDIN.COM –– Pemerintah kota Palembang melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) secara langsung memberikan bantuan modal usaha Kredit tanpa ansuran dan bunga di wilayah kecamatan gandus 2019. Dalam hal ini juga, Pemkot Palembang bekerja sama dengan bank Palembang untuk membantu usaha kecil mereka untuk maju.

Menurut Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bahwa, ada 452 peserta yang akan menerima bantuan UKM tanpa bunga dan agunan.Tidak lupa jika kita juga dibantu oleh Bank di Palembang untuk membantu masyarakat mendapatkan permodalan dalam menjalankan usaha.

“Saya menginginkan seluruh masyarakat agar bisa mengembangkan usaha, jangan sedikit-sedikit menginginkan menjadi pegawai kantor, harus maju dan menjadi pengusaha sukses. Kita lihat usaha Pemkot Palembang saat ini sudah melakukan terobosan untuk memajukan UMKM yang ada di kota Palembang,”jelas Fitri usai memberikan bantuan secara simbolis di balai camat Gandus selasa (26/3/2019).

Lihat Juga :  Rumah Zakat Action Kembali Salurkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Kenten Laut

Ia juga menambahkan pada tahun 2017 kita telah merealisasikan bantuan UMKM sebanyak 1000 peserta, kemudian di tahun 2018 sebanyak 2000 peserta. Untuk di tahun 2018 ini kita akan targetkan sebanyak 4000 peserta di seluruh pelosok kota Palembang.

“Insya Allah kita harapkan setiap tahunnya akan bertambah banyak peserta UMKM yang kita bantu, dan tidak lupa kepada mereka yang telah mendapatkan bantuan ini agar bisa mengembangkan modal yang telah diberikan setidaknya membuka lapangan pekerjaan di kota kita,”tambahnya.

Ditempat yang sama ibu Evi (40), salah satu peserta yang mendapatkan bantuan merasa senang sekali atas diberikan bantuan ini karen bisa membantu saya mengembangkan usaha kerupuk dan pempek .

Lihat Juga :  Bazar Ramadhan di 10 Kecamatan di Palembang, Catat Jadwalnya

“Ya mudah-mudahan berkah dan berjalan dengan lancar, sesuai dengan pesan ibu Wakil Walikota ibu Fitri untuk usaha mandiri tidak harus menjadi pegawai kantoran,”tutupnya. (*)

penulis: tri jumartini ilyas/rilis

*rilis

Tags
Close