PALEMBANG EMAS

Waspada DBD, 4 Kecamatan di Palembang ini Paling Banyak Terjangkit

 

PALEMBANG, ASSAJIDIN.COM – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Palembang , hal ini terbukti ada 4 kecamatan tertinggi wabah DBD yaitu Kecamatan Sako, Kecamatan Jakabaring, Kecamatan Kalidoni dan Kecamatan Kertapati.

Pemerintah kota Palembang melalui dinas Kesehatan menggelar pertemuan koordinasi lintas sektor dalam program pencegahan pengendalian penyakit Demam Berdarah (DBD) dengan mengajak Jajaran OPD, Camat serta Lurah se kota Palembang di Hotel Horison Palembang, Kamis (28/02/2019).

Menurut Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda bahwa di kota Palembang dengan diadakannya pertemuan ini seluruh jajarna dapag menerapkan di lapangan juga.
“Saya berharap camat dan luruh setempat untuk segera bertindak dengan cepat, karena cuaca pada tahun ini curah hujan masih tinggi. Maka dari itu gerakan gotong-royong yang dilakukan Pemkot saat ini merupakan cara yang baik dalam memberantas jentik nyamuk DBD ini,” katanya.

Lihat Juga :  Stok Sembako Korban Kebakaran Cukup hingga 7 Bulan, Finda: Anak-anak Harus Tetap Sekolah

Ia menambahkan pada saat menjelang musim penghujan seharusnya ada tindakan perencanaan kedepan, karena jangan sampai di tahun kedepan DBD sudah tersebar kita baru bergerak, dengan seluruh dinas terkait berharap agar melakukan tindakan. “koordinasi antara camat dan dinas terkait ini seperti puskesmas harus menjadi kunci utama untuk mengatasi wabah DBD,” katanya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Palembang agar menjaga kesehatan lingkungan sekitar kita. “Tidak hanya 4 wilayah tersebut yang menjadi pusat perhatian, namun kecamatan lain juga menjadi perhatian karena penyakit DBD jangan dipandang sebelah mata.” katanya

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Hj Letizia mengatakan menurit data kesehatan ada penurunan di Bulan Februari ada 83 kasus sedangkan di bulan Januari terdapat 152 kasus. bahwa dengan adanya sosialisasi diharapkan seluruh dinas terkait serta camat dan lurah bisa secara bersama memberantas jentik nyamuk.

Lihat Juga :  Cegah Banjir di IT I, ini Solusi Ditawarkan Pemkot Palembang

“Tadi sudah diinstruksikan oleh ibu Wakil Walikota bahwa pemberantasan nyamuk ini tidak selesai dengan dilakukan fogging saja, namun harus dengan pembasmian bibit nyamuk tersebut seperti membersihkan saluran air serta bak mandi dengan cara dikuras,”jelasnya.

Ia juga menambahkan untuk masyarakat yang hendak dilakukan penyemprotan di lingkungan mereka, silakan saja hubungi Rt setempat setelah itu akan ditindak lanjuti lurah, untuk ini tidak ada biayanya semua gratis.(*)

Penulis : Tri Jumartini Ilyas

Tags
Close