BERITA TERKINILIFESTYLE

Jangan Kita Jadi Agen Kerusakan di Muka Bumi, Sebuah Renungan

ASSAJIDIN.COM —  AlKisah seorang teman bertanya : ‘Berapa gajimu sebulan kerja di toko itu ?”.

Ia menjawab : “1,5 juta rupiah”.
“Cuma 1,5 juta rupiah? sedikit sekali ia menghargai keringatmu. Apa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupmu ?”.

Sejak saat itu temanmu jadi membenci pekerjaannya. lalu dia meminta kenaikan gaji pada pemilik toko, pemilik toko menolak dan mem PHK nya. Kini temanmu malah tidak berpenghasilan dan jadi pengangguran.

Pada suatu hari saat arisan seorang ibu bertanya :  “Rumahmu ini apa tidak terlalu sempit ? bukankah anak anakmu banyak ?”.

Rumah yang tadinya terasa lapang sejak saat itu mulai dirasa sempit oleh penghuninya. Ketenangan pun hilang saat keluarga ini mulai terbelit hutang kala mencoba membeli rumah besar dengan cara kredit ke bank.

Lihat Juga :  Contoh Kecil Israf, Yuk Jangan Lakukan

Suatu sore, saudara laki-lakinya bertanya saat kunjungan seminggu setelah adik perempuannya melahirkan : “Hadiah apa yang diberikan suamimu setelah engkau melahirkan ?”
“Tidak ada,” jawab adiknya pendek.
Saudara laki-lakinya  berkata lagi : “Masa sih, apa engkau tidak berharga di sisinya ? aku bahkan sering memberi hadiah istriku walau tanpa alasan yang istimewa”.
Siang itu, ketika suaminya lelah pulang dari kantor menemukan istrinya merajuk di rumah, keduanya lalu terlibat pertengkaran. Sebulan kemudian, antara suami istri ini terjadi perceraian.

Dari mana sumber masalahnya ?
Dari kalimat sederhana yang diucapkan saudara laki-laki kepada adik perempuannya..

Di bagian lain zeseorang bertanya pada kakek tua  : “Berapa kali anakmu mengunjungimu dalam sebulan ?” Si kakek menjawab : “Sebulan sekali”.

Lihat Juga :  Masya Allah !!! Kuburan Massal Muslim Bosnia Korban Perang Tahun 1990-an Ditemukan

Yang bertanya menimpali : “Wah keterlaluan sekali anak-anakmu itu. Diusia senjamu ini seharusnya mereka mengunjungimu lebih sering”.

Hati si kakek menjadi sempit padahal tadinya ia amat rela terhadap anak-anaknya. Ia jadi sering menangis dan ini memperburuk kesehatan dan kondisi badannya.

Apa sebenarnya keuntungan yang didapat ketika bertanya seperti pertanyaan pertanyaan di atas?

Jagalah diri dan jangan mencampuri kehidupan orang lain.
Jangan Mengecilkan dunia mereka. Menanamkan rasa tak rela pada yang mereka miliki. Mengkritisi penghasilan dan keluarga mereka dan lain-lain.

Kita akan menjadi agen kerusakan di muka bumi dengan cara ini. Bila ada bom yang meledak cobalah ntrospeksi diri bisa jadi kitalah sebenarnya yang menyalakan sumbunya. Sebuah renungan. (*)

 

Tags

Berita Terkait

Close