Menebar Ilmu Meraih Hikmah

Minum Air Kurma Juga tak Kalah Khasiatnya Bagi Tubuh

AsSAJIDIN.COM — Akhir-akhir ini Masyarakat Indonesia tengah ramai memperbincangkan air kencing unta, baik dari segi kesehatan maupun dari segi hukum Islam. Masalah ini muncul ke permukaan setelah viralnya video Ustaz Bachtiar Nasir yang meminum air kencing unta dengan air susu di Makkah.

Terlepas dari itu, dari segi kesehatan air kencing unta berkhasiat membunuh sel-sel kanker dan mengandung obat bagi penyakit di dalam perut. Sayangnya, bagi masyarakat Indonesia, air kencing unta, masih dipandang menjijikkan untuk dikonsumsi, meskipun secara hukum dibolehkan menurut Imam Hambali.

Karena itu, daripada meminum air kencing unta lebih baik meminum sari buah kurma yang juga kaya akan manfaatnya. Apalagi, dalam surat Maryam Allah menceritakan, bahwa pada saat rasa sakit akan melahirkan anak, memaksa Maryam bersandar pada pangkal pohon kurma, Allah memerintahkan dia untuk menggoyangkan pangkal kurma tersebut. Allah berfirman, Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu (QS Maryam: 25)

Tidak hanya itu, dalam hadis juga dianjurkan agar umat Islam mengonsumsi buah kurma. Dalam hadis shahih Buhari dan Muslim, diriwayatan oleh Saad bin Abi Waqash, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, Beliau bersabda: “Barangsiapa mengkonsumsi kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun atau sihir”.

Di Indonesia, buah kurma sendiri tidak sulit ditemukan. Bahkan, saat ini, buah kurma telah diproduksi dalam dalam bentuk kemasan minuman. Pada Sabtu (14/1) kemarin, PT Ajwa Madinah Barakah meluncurkan produk minuman kurma inovatif dengan konsep 7 butir kurma yang diberi nama ‘7dates’.

Produk minuman kurma ini tidak hanya tren, namun sarat dengan keunggulan lainnya seperti tanpa pewarna dan pemanis buatan. 7dates dapat dikategorikan sebagai minuman ringan yang baik untuk dikonsumsi secara rutin setiap hari.

Sementara, salah seorang dokter yang konsen meneliti tentang kurma, dr Agus Rahmadi mengatakan, bahwa melakukan penelitian bersama timnya ternyata manfaat kurma sangat luar biasa. Salah satunya, kata dia, kurma bisa membuat saraf otak menjadi sehat.

Karena, tambah dia, saat bulan puasa tak heran jika dianjurkan memakan buah kurma. Ia pun menyarankan agar orang yang darah tinggi juga banyak mengkonsumsi buah kurma. “Kurma mengandung seratonin, ini berperan penting untuk saraf. Di pisang juga ada seratonin tapi yang banyak dibagian kulitnya. Karena itu kalau ketemu orang yang marah-marah kasih saja kurma. Masih marah-marah, kasih aja kulit pisang,” katanya dalam peluncuran 7dates.(*)