HeadlineKeluargaUtama

Masya Allah!! ini yang Terjadi Kenapa Janin Sering Menendang dalam Rahim

 

AsSAJIDIN.COM — Masya Allah, Berbahagialah perempuan yang telah menjadi ibu. Dia merasakan karunia Allah yang sangat besar dengan menitipkan seorang janin ke dalam rahimnya, hingga sembilan bulan lamanya.

Ada beragam pengalaman yang dialami seorang ibu. Salah satunya merasakan gerakan bayi saat masih dalam kandungan merupakan salah satu yang paling ditunggu-tunggu para ibu hamil. Terutama saat ibu sedang mengajaknya berbicara atau menyentuh perut untuk menggodanya.

Tendangan dan gerakannya merupakan interaksi nyata yang selalu membuat ketagihan. Tentunya jadi satu momen yang sangat spesial bagi ibu. Sebenarnya tendangan bayi dari dalam rahim ini bukan sekedar cara janin berinteraksi tapi juga bisa menggambarkan banyak hal. Apa saja?

1. Menendang menandakan perkembangan normal dan kesehatan bayi. Tendangan bayi menunjukkan bahwa bayi berkembang dengan baik di dalam rahim. Ibu bisa tahu saat bayi aktif, menendang bergerak hingga kadang membuat nyeri. Kadang muncul dorongan dari dalam rahim hingga kesakitan karena gerakan bayi tapi ini biasanya akan cepat mereda.

2. Bayi cenderung merespons rangsangan luar
Bayi menendang dalam menanggapi beberapa perubahan di lingkungan sekitarnya. Setiap stimulus eksternal seperti makanan yang dimakan ibu atau suara yang berbeda dapat membuat bayi bergerak atau menendang.

Saat berusia 20 minggu janin mulai mendengar nada suara rendah dan secara bertahap mulai mendengar suara bernada tinggi. Gerakan bayi saat mendengar suara yang berbeda ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik.

Janin juga akan merespons terhadap makanan yang dimakan ibu saat hamil. Yaitu melalui cairan amnion yang mengelilingi bayi di dalam rahim. Rasa makanan yang dikonsumsi ibu bisa  membuat bayi bergerak jika mereka menyukai atau tidak menyukainya.

3. Tendangan bayi meningkat saat berbaring miring
Ibu bisa merasakan lebih banyak tendangan jika tidur dalam kondisi miring. Hal ini karena suplai darah ke bayi meningkat saat berbaring di sisi kiri atau kanan, sehingga meningkatkan gerakan mereka. (*/sumber: Momjunction)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close