LENTERA

Beri dan Terima Angpao (THR) di Hari Lebaran dalam Pandangan Islam

AsSAJIDIN.COM — Saat Idul Fitri, salah satu tradisi yang sering dilakukan umat islam adalah memberikan amplop lebaran atau diistilahkan THR terutama kepada anak-anak.

Di Palembang tradisi ini dikenal dengan nama salaman kasap, atau salam tempel di Jakarta. Lalu bagaimana sebenarnya hukumnya dalam pandangan Islam?

Dalam Islam, boleh memberikan amplop atau uang ke anak-anak pada hari raya untuk menyenangkan mereka dan membuat gembira anak-anak dan itu merupakan kebiasaan yang baik.

Anak kecil tatkala mendapat amplop berisi uang pastilah bahagia, itu fithroh mereka.
Dan moment idul fithri adalah moment spesial, tidak hadir setiap saat, karena itu hari rayanya kaum muslim, maka dari itu seyogyanya kita saling memberikan kebahagiaan kepada sesama.

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ , وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ , أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً , أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا , أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا , وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخِ فِي حَاجَةٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ شَهْرًا

Lihat Juga :  Bacaan Doa Nabi Ibrahim, Mohon Dilimpahkan Keselamatan dan Rezeki

“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini -masjid Nabawi- selama sebulan penuh.”

(HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 13280, 12: 453. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana disebutkan dalam Shahih Al Jaami’ no. 176)

Dalam hadits diatas jelas bagaimana amalan yang paling dicintai Alloh adalah memberikan kebahagiaan pada sesama muslim, oleh karena itu tidak mengapa anak kecil menerima amplop dari kerabat atau orang lain, sebab bisa jadi itu niat baik orang lain yang inginj berbagi dan membahagiakan putra-putri kita, bahkan juga menjadi pendorong bagi kita semua agar berlomba-lomba membagikan dan memberikan kebahagiaan pada sesama.

Lihat Juga :  Mencicipi Makanan Saat Puasa, Apakah Hukumnya ?

Lajnah Daimah pernah ditanya:
“Di negeri kami terdapat kebiasaan memberi kepada anak saat hari raya baik hari raya Idul Fitri atau pun Idul Adha yang disebut dengan ‘iediyyah, itulah uang dalam nominal kecil yang diberikan kepada anak-anak saat hari raya dengan tujuan membuat mereka gembira. Apakah kebiasaan semacam ini bid’ah ataukah tidak mengapa?”

Jadi intinya tradisi memberi salaman kasap atau salam tempe, tidaklah mengapa dilakukan bahkan hal tersebut tergolong kebiasaan yang bagus. Membuat gembira orang lain, baik anak kecil ataupun orang dewasa adalah suatu hal yang baik dalam syariat.

Fatwa ini ditandatangani oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Syaikh Abdul Aziz alu Syaikh, Syaikh Shalih al Fauzan dan Syaikh Bakr Abu Zaid (Fatawa Lajnah Daimah, 26:247).(*/sumber: Konsultasi Bimbingan Islam, pengasuh: Ustadz Rosyid Abu Rosyidah)

 

Back to top button