MESIR, AsSAJIDIN.Com  — Kelompok militan melakukan serangan di satu masjid di Sinai Utara, Mesir, hari Jumat (24/11).
Korban meninggal terus bertambah setidaknya 305 orang meninggal dunia, dan 120 orang lainnya mengalami luka-luka. Demikian kata stasiun televisi milik pemerintah. Dubes Republik Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi, mengatakan dalam serangan tersebut tak ada warga Indonesia yang menjadi korban.
“Berdasarkan pemantuan KBRI Kairo dan pelacakan melalui sumber keamanan Mesir, sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang menjadi korban serangan,” kata Helmy Fauzi melaui satu pernyataan dikutip dari antaranews.com.

Helmy Fauzi juga mengatakan pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita dan simpati yang sangat dalam atas korban meninggal dalam insiden ini.
Sebagian besar korban adalah jemaah yang baru saja selesai melaksanakan shalat Jumat. Termasuk di antara korban tewas adalah perempuan, anak-anak, dan beberapa peserta wajib militer. Kejadian ini mendorong pemerintah Mesir menetapkan masa berkabung selama tiga hari.

Serangan terjadi saat masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed kawasan barat kota Arish penuh dengan jamaah yang baru selesai melaksanakan shalat Jumat. Puluhan ambulans terlihat mondar-mandir membawa korban ke rumah sakit terdekat. Serangan diawali dengan ledakan bom, yang kemudian dilanjutkan dengan tembakan beruntun ke arah jamaah yang masih hidup dan berlari menyelamatkan diri. Tim investigasi yang terdiri dari tentara dan polisi dikerahkan di sekitar lokasi ledakan untuk mengejar para pelaku. (*)

Lazada Indonesia