Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

DUNIA ISLAMINTERNASIONAL

Jelang HUT RI ke-79, Dubes Zuhairi Misrawi Gali Makna Kemerdekaan dari Ibnu Khaldun

بمناسبة الذكرى 79 للاستقلال جمهورية إندونيسيا، يستكشف السفير زهيري مصراوي معنى الاستقلال من خلال كتاب “المقدمة” لابن خلدون

نظم السفير جمهورية إندونيسيا بتونس، زهيرى مصراوي، قراءة لكتاب “المقدمة” لابن خلدون في مقرّ اتحاد الطلبة إندونيسيا بتونس. وكانت هذه الفعالية جزءاً من التحضيرات للاحتفال بذكرى استقلال إندونيسيا التاسعة والسبعين.

وقد ذكر السفير زهيرى مسراوي، أن ابن خلدون كان له فكر مهم في فهم الاستقلال. وفي كتابه “المقدمة”، يُفهم الاستقلال في سياق بناء حضارة تسهم في تحقيق المصلحة الإنسانية

 

ASSAJIDIN.COM — Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, menggelar Ngaji Kitab Muqaddimah Ibnu Khaldun di Sekretariat PCINU Tunisia (13/08).

Lihat Juga :  Perkuat Hubungan Bilateral, Dubes Zuhairi Misrawi Bertemu Ketua DPD Tunisia 

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-79.

Zuhairi Misrawi menuturkan bahwa Ibnu Khaldun mempunyai pemikiran penting dalam memaknai kemerdekaan.

Dalam Muqaddimahnya, kemerdekaan sejatinya dimaknai dalam rangka membangun peradaban yang membawa pada kemaslahatan kemanusiaan.

“Bung Karno di masa lampau berpesan pada kita semua agar kemerdekaan dijadikan sebagai jembatan emas dalam mewujudkan kemakmuran, keadilan, dan kesejahteraan,” Ujar Zuhairi Misrawi, lulusan al-Azhar Kairo, Mesir.

Ibnu Khaldun dalam magnum opusnya, kata Dubes Zuhairi, juga berpesan agar kemerdekaan dijadikan sebagai momentum untuk membangun peradaban.

Lihat Juga :  KBRI Tunis Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029

Kekuasan adalah jembatan untuk membawa pada kemaslahatan umum, bukan sebagai alat untuk intimidasi dan menebarkan kekerasan.

Zuhairi Misrawi juga menegaskan, bahwa kemerdekaan merupakan momentum untuk menebarkan kasih-sayang di antara sesama warga dan sesama manusia.

“Kita sejatinya dapat memaknai kemerdekaan untuk menebarkan kasih sayang pada sesama, baik dalam konteks kebangsaan maupun dalam konteks kemanusiaan.

Kita harus menjadikan momentum kemerdekaan ini untuk meningkatkan kebersamaan, soliditas dan solidaritas kebangsaan kita, sehingga kita mampu bersama-sama membangun negeri yang kita cintai.” Pungkasnya.

 

Sumber : KBRI Tunis

 

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button