Pj Wako Palembang akan Tuntaskan Janji, Penanganan Banjir, Lampu Jalan Hingga Taman Kota

ASSAJIDIN.COM — Dilantiknya Penjabat (PJ) Walikota Palembang Ratu Dewa menggantikan sementara kepemimpinan sebelumnya, menjadi harapan baru warga Palembang.
Keamanan, kemajuan dan kenyamanan kota metropolis ini menjadi janji yang harus ditunaikan usai dilantik pada 18 September 2023 lalu di Griya Agung.
Menuntaskan janji memperbaiki wajah kota, sudah mulai gencar dilakukan oleh PJ Walikota Palembang Ratu Dewa mulai dari perbaikan lampu jalan, halte bus, taman kota, hingga persoalan banjir.
“Sejak setelah dilantik, saya memantau langsung untuk memetakan permasalahan dan kendala wajah Kota Palembang,” kata Ratu Dewa.
Berdasarkan pemetaannya, perbaikan lampu jalan jumlah lampu jalan yang mati, sesungguhnya lebih dari 3.000 titik.
Berdasarkan laporan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2023, pemeliharaan penggantian lampu sebanyak 9.364 titik yang sudah terealisasi sebanyak 4.706 titik.
Artinya ada 4.658 titik lagi yang harus diperbaiki. “Dipetakan dan dilakukan pembagian zona agar cepat diperbaiki. Ada 3.000 titik lampu sementara ini, dalam satu dua bulan ke depan selesai,” katanya.
Lampu jalan hanya salah satu dari persoalan yang sedang dituntaskan. Hal yang paling urgent saat musim penghujan ini yaitu banjir.
Meski belum dipastikan angka titik banjir permanen saat ini, tapi berkaca tahun sebelumnya, terdapat 33 titik banjir dari 66 titik.
“Untuk musim penghujan ini apakah masih 33 titik, kita lihat nanti ketika hujan deras turun,” katanya.
Beberapa titik yang masih jadi perhatian, seperti seputaran Jalan Basuki Rahmat, PTC, Jalan Veteran, Jl Mayor Ruslan dan Jl May Salim Batubara, Sungai Buah, Sapta Marga, Celentang, Sekojo, Sekip Sekojo, Jalan Urip Sumoharjo, Ajendam, Simpang Polda, Kapten A Rivai, dan beberapa titik lainnya.
Termasuk waktu genangan banjir, yang sebelumnya mencapai 13 jam, diklaimnya berkurang menjadi 6 jam sudah kering. Beberapa titik bahkan bisa kering dalam 1 jam.
Di beberapa titik itu ditarget bisa kering dalam 2 jam dan ketinggiannya tidak sampai 30 cm.
Katanya, saat ini pihaknya memiliki 580 petugas yang stand by jika terjadi hujan deras. Selain itu untuk mengantisipasi genangan ketika intensitas hujan tinggi.
Pihaknya juga menyiapkan pompa sebanyak delapan unit dan empat pompa mobile dengan kapasitas 1.000-3.000 liter per detik, sedangkan pompa mobile 500 liter per detik.
“Petugas sudah stand by setiap hari memasuki musim penghujan, kita berharap pada musim ini tidak se-ekstrem tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Tak hanya menyelesaikan persoalan berat tersebut saja, Ratu Dewa juga akhir-akhir ini memperbaiki taman kota termasuk media jalan di bawah rel LRT.
Taman di bawah rel LRT sepanjang sekitar 23,4 Km mulai dari Jakabaring hingga Bandara SMB II, diinginkan asri dihijaukan oleh tanaman bunga-bunga.
“Kenapa kita pilih Bougenville, selain bunganya yang cantik, tanaman hias ini mudah tumbuh dan memiliki akar yang kuat,” katanya.
Dengan kota yang terang, dipastikan tingkat kriminalitas akan minim. Diharapkan ekonomi juga akan maju dengan minimnya titik banjir yang bisa memperlambat gerak perekonomian.
Cita-cita wajah Kota Palembang yang cantik, kota yang aman, nyaman dan makmur ini juga diupayakan dengan menekan angka inflasi dengan menggerakkan 107 kelurahan menanam cabe.
“Kita tau harga cabe yang tinggi menjadi salah satu penyebab inflasi, sehingga kita sendiri bisa menekannya dengan menanam cabe di pekarangan, di lahan pertanian atau pun dengan polybag,” katanya.
Menurutnya, kemajuan Kota Palembang juga butuh didukung oleh generasi yang sehat. Sehingga dilantiklah ayah bunda asuh anak Stunting.
“Dalam tiga bulan ke depan kita bagikan Telur gratis untuk anak Stunting yang meskipun jumlahnya sudah banyak turun dari awal 900, menjadi 497 dan kini 484,” katanya. (pitria)
