Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Jadikan Inner Diri Hadapi Kompleksitas Permasalahan Dunia

ASSAJIDIN.COM — Di dalam tubuh manusia terdapat suatu DNA yang merupakan hal yang dianugrahi Tuhan dan mempunyai peran penting dalam menghadapi kopleksitas permasalahan dunia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Dr. Ir Asep Saefuddin saat mengisi Kuliah Umum Universitas Indo Global Mandiri (IGM) dalam tema ‘Optimize inner potensial in Facing World Complexity’, Kamis (12/03/2020).

Ia menerangkan, Ada beberapa cara dalam meningkatkan diri dan terpenting Inner seseorang, salah satunya membangun energi positif dalam diri dan melawan energi negatif dalam diri.

“Dengan membaca buku setiap hari, percaya akan kemampuan diri karena anda mempunyai DNA, lakukan kebiasaan berniat sehat termasuk mempunyai disiplin makan, pelajari bahasa baru seperti bahasa inggris, jangan mengkritik diri sendiri, berlaku baik kepada orang lain karena pada dasar hukumnya jika kamu berlaku baik sama orang lain maka orang lain juga akan berbuat baik,” katanya.

Lihat Juga :  4 Tipe Orang Saat Pegang Uang, Saya Tipe Mana?

Ia menjelaskan salah satu dari memperbaiki diri yaitu dengan cara bagaimana kita mengembangkan potensi diri. Pemahaman diri jangan perlawanan diri.
“Kita mencoba mempelajari hal diluar dan bagaimana kita bisa memperbaiki diri, salah satu syaratnya dengan keterbukaan dan berfikir melihat diluar bagaimana saya memberikan sumbangan keluar dengan potensi dalam diri kita,” katanya.

Sementara itu, dalam pertanyaan salah satu peserta Kuliah Umum Jurusan Bahasa Ingris, Erini mengatakan Bagaimana cara kita memikirkan masa depan tanpa meninggalkan masa kini. Ia menjawab justru kita harus menikmati masa kini dan jangan menunggu besok.
“Begitu anda menyenangi sebuah pekerjaan dan selalu konsisten mengerjakan pekerjaan tersebut, itu merupakan potensi diri. Potensi diri dapat berubah, bagaimana kita menikmati apa yang kita kerjakan,” kata Asep menjawab pertanyaan peserta.(*)

Lihat Juga :  Jadi Pengurus Masjid/Mushala Jangan Terlalu Fokus Pembangunan Fisik, tapi Pikirkan Juga ini

Penulis: tri jumartini

Back to top button