Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MOZAIK ISLAM

Makna Ketika Kaki dan Tangan Berkata, Terdapat dalam Surah Yasin Ayat 65

AsSAJIDIN.COM –- Mulut yang selama ini kita gunakan berkomunikasi di dunia, di akhirat nanti akan ditutup tidak dapat mengeluarkan kata-kata. Lantas apa yang akan bicara? Tidak lain adalah anggota tubuh lainnya akan memberikan kesaksian tentang apa yang kita lakukan. Allah Swt menciptakan setiap anggota memiliki bahasanya sendiri. Allah Swt berfirman dalam surah Yasin: 65,

الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

Menurut Ibnu Katsir berpendapat bahwa ayat di atas ditujukan untuk orang kafir dan munafik. Orang yang di dunia mengaku beriman dan bersumpah beriman, tapi semuanya itu hanya kebohongan.

Lihat Juga :  Spirit Ramadhan PPPA Daarul Quran Palembang, Konser Hijrah hingga Layanan Quran Call

Ayat di atas memberikan pelajaran bagi kita bahwa seluruh anggota badan akan memberikan kesaksian di hadapan Allah Swt. Di sana tidak ada lagi waktu berbohong, waktu mengelak, dan kesempatan berkilah. Semuanya akan memberikan kesaksian apa adanya.

Langkah kaki yang baik akan memberikan kesaksian yang baik. Tangan ketika digunakan untuk mengerjakan yang baik akan memberikan kesaksian yang baik pula di akhirat. Intinya kebiasaan di dunia akan ditunjukkan nanti di akhirat.

Dari aspek duniawi ayat ini juga memberikan pesan bahwa anggota tubuh memiliki bahasa sendiri. Dia mampu memberikan simbol-simbol tertentu ketika mulut tidak bisa berbicara. Seperti kita lihat bersama ada bahasa isyarat, tanda mata, keringat tubuh, air mata, dan lain sebagainya.

Lihat Juga :  BERDOALAH : ALLAHUMMA YASSIR WALA TU'ASSIR

Itu baru di dunia, apalagi di akhirat. Akhirat di mana bahasa adalah bahasa amal ibadah. Semua dikendalikan amal ibadah kita. Amal yang baik akan menuntun kepada kebahagiaan dan amal buruk akan membawa ke kondisi yang buruk pula. Untuk itu marilah kita membiasakan tubuh kita untuk melakukan yang baik.

Kuatnya pesan ayat ini menginspirasi Taufik Ismail & Chrisye menciptakan lagu dengan judul “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”. Sekarang dinyanyikan ulang oleh Kikan Namara. (sumber:bincangsyariah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button