Siang Mendarat, Malamnya dr Hj Bella, Petugas Kesehatan Haji Kloter 19 Wafat Akibat Kecelakaan di Tol Prabumulih
AsSAJIDIN.COM –– Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Seorang petugas kesehatan haji bernama dr Hj Bella, yang baru saja pulang ke Tanah Air tergabung dalam Kloter terakhir (Kloter 19) debarkasi Palembang, meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Prabumulih KM 48, saat dalam perjalanan menuju ke rumahnya di Kabupaten Muara Enim.
Kejadian naas itu terjadi pada Senin malam, sekitar pukul 20.20 WIB.
Sebelumnya dr Bella, Sening (15/7/2024) baru saja mendarat di bandara SMB II debarkasi Palembang tergabung di Kloter 19. Almarhumah berhaji sekaligus menunaikan tugas mulia sebagai tenaga kesehatan melayani jemaah haji berjumlah kurang lebih 408 jemaah.
Dari video yang beredar tampak dua buah mobil minibus yang ringsek. Satu mini bus dengan plat nomor polisi, BG 20 PZ tampak tidak terlalu rusak. Sementara mobil lainnya dengan nomor polisi BG 1127 DT.
Kabar terkait itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Muara Enim, dr. Hj. Eni Zatila. Melalui pesan WhatsApp yang diterima wartawan di Muara Enim, Kadinkes Muara Enim mengucapkan rasa sedih dan bela sungkawanya atas peristiwa itu.”Kami keluarga besar Dinas Kesehatan, sangat berduka dan kehilangan akan kepergian dr. Bella, kasi pelayanan RSUD Semendo Darat Laut (SDL) Kabupaten Muara Enim. Salah satu tenaga kesehatan terbaik. Hajjah mabruroh InsyaAllah, Husnul Khotimah, Bella,” ujar Eni Zatila.
“Allahumaghfirlaha Warhamha Waafiha Wa’fuanha. Selamat jalan Bella, setelah menjalankan tugas mulia..menjaga kesehatan haji Kabupaten Muara Enim tahun 2024,” imbuhnya lagi.
Sebelumnya dari video yang beredar, kecelakaan lalu lintas itu melibatkan sejumlah mobil. Salahsatunya yaitu mobil minibus dengan nomor polisi BG 20 PZ yang diketahui kendaraan dinas Kepala Bappeda kabupaten PALI, Ahmad Jhoni, SP MM.
Sementara mobil lainnya dengan nomor polisi BG 1127 DT tampak ringsek berat. Dengan kondisi depan mobil rusak parah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Hanya saja, saat dicoba konfirmasi ke salahsatu petugas kepolisian, kejadian itu masuk wilayah hukum Polres Muara Enim, bukan wilayah hukum Polres Prabumulih.
Sedangkan Ahmad Jhoni, saat dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp menerangkan bahwa dirinya baik-baik saja. “Alhamdulillah sehat,” ujarnya singkat. (*)
