Hakikat Berumah Tangga Berikut Doa yang Bisa Dipanjatkan Suami-Istri
AsSAJIDIN.COM — Menikah adalah sunnah bagi seseorang yang mampu melaksanakannya. Sunnah ini menjadi pahala jika dilakukan dan sesuai dengan hadis Rasulullah SAW berikut:
“Wahai para pemuda, jika kalian telah mampu, maka menikahlah. Sungguh menikah itu lebih menenteramkan mata dan kelamin.
Maka bila telah menikah menjadi tanggungjawab suami istri agar menjaganya harmonis, sakinah mawaddah warahmah.
Setiap pasangan suami istri wajib memahami hakikat sebuah pernikahan. Diantara hakikat pernikahan adalah hadirnya ketenangan dan rasa cinta kasih di antara masing-masing pasangan beserta anggota keluarga sebagaimana termaktub dalam Alquran Surah Arrum ayat 21.
Untuk mewujudkan hakikat pernikahan diperlukan upaya sungguh-sungguh dari suami dan istri.
Begitupun saat setelah pernikahan hendaknya pergaulan rumah tangga adalah pergaulan yang islami, nafkah keluarga dari sumber yang halal lagi baik.
Berikut ini adalah doa yang bisa dipanjatkan oleh suami dan istri untuk mewujudkan rumah tangga yang bahagia penuh dengan keberkahan.
Doa tersebut adalah sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْ أَهْلِيْ وَبَارِكْ لَهُمْ فِيَّ وَارْزُقْنِيْ مِنْهُمْ وَارْزُقْهُمْ مِنِّي. اَللّٰهُمَّ اجْمَعْ بَيْنَنَا مَا جَمَعْتَ إِلَى خَيْرٍ وَفَرِّقْ بَيْنَنَا إِذَا فَرَّقْتَ إِلَى خَيْرٍ
Arab Latin:
“Allâhumma bârik lî fî ahlî wa bârik lahum fiyya warzuqnî minhum warzuqhum minnî.
Allâhummajma’ bainanâ mâ jama’ta ilâ khairin wa farriq bainanâ idzâ farraqta ilâ khairin.”
Artinya: “Ya Allah, berkahilah aku di dalam keluargaku dan berkahilah mereka di dalam diriku.
Berilah aku rezeki dari mereka dan berilah mereka rezeki dariku.
Ya Allah, kumpulkan kami menuju kebaikan dan pisahkan kami bila Engkau pisahkan menuju kebaikan.”
