Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERAMUSLIMAH

Nikah Jadi Berkah Karena Mahar Yang Mudah

AsSajidin.com —  Mahar atau maskawin adalah pemberian dari calon pengantin pria kepada calon mempelai wanita.

Pemberian itu bukan cuma uang tapi bisa juga berbentuk barang atau jasa.

Tak jarang dari pihak wanita meminta mahar yang cukup besar sehingga menyulitkan bagi pihak calon pengantin laki-laki untuk menyediakannya.

Tapi ada juga dari pihak calon mempelai wanita yang justru tidak meminta mahar yang besar.

Lebih terjangkau dan tidak menyulitkan calon pengantin pria.

Inilah mahar nikah yang paling bagus.

Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ الصَّدَاقِ أَيْسَرَهُ

“Sebaik-baik mahar adalah yang paling mudah.”

Dalam riwayat Abu Daud dengan lafazh,

خَيْرُ النِّكَاحِ أَيْسَرُهُ

“Sebaik-baik nikah adalah yang paling mudah.”

Lihat Juga :  Bacaan Doa agar Keluarga Selalu Diberikan Berkah

(HR. Abu Daud, no. 2117; Al-Hakim, 2: 181-182. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Hadits yang diriwayatkan oleh Al-Hakim juga shahih sebagaiman dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Al-Irwa’, 6: 344)

Saudara-saudaraku …

Hadits di atas menunjukkan bahwa mahar yang paling bagus dan menjadi mahar terbaik adalah mahar yang paling mudah untuk dipenuhi.

Inilah yang dipersiapkan oleh calon suami, hendaklah pihak wanita dan perempuan mudah menerima hal ini.

Kalau maharnya itu serba sulit dan memberatkan, itu menyelisihi yang dituntunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Padahal kalau kita lihat yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mahar yang beliau berikan pada istrinya hanyalah 12,5 uqiyah, itu sekitar 500 dirham, setara dengan 15 juta rupiah.

Lihat Juga :  Semarak Iduladha di Kilang Plaju, Ribuan Kantong Daging Qurban Disalurkan Penuh Kepedulian

Ini adalah mahar di masa silam yang tidak terlalu mahal.

Ada hadits pula dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مِنْ يُمْنِ الْمَرْأَةِ أَنْ تَتَيَسَّرَ خِطْبَتُهَا وَأَنْ يَتَيَسَّرَ صَدَاقُهَا وَأَنْ يَتَيَسَّرَ رَحِمُهَا

“Termasuk berkahnya seorang wanita, yang mudah khitbahnya (melamarnya), yang mudah maharnya, dan yang mudah memiliki keturunan.” (HR. Ahmad, 6: 77. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

Mudahnya mahar memiliki manfaat yang begitu besar:

Mengikuti sunnah (ajaran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Memudahkan para pemuda untuk menikah.

Mudahnya mahar akan menyebabkan cinta dan langgengnya kasih sayang.

(*/Muhammad Abduh Tuasikal, MSc/ https://rumaysho.com/14118-mahar-nikah-yang-paling-bagus.html/)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button