Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MOZAIK ISLAM

Baznas Sumsel Siap Bantu Pengembangan Warung Mustahik

ASSAJIDIN COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumsel menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bertempat di Hotel Emilia Palembang pada 14-16 September.

Selain Rakorda, pada kesempatan yang sama Baznas Provinsi Sumatera Selatan juga menggelar penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Fakultas Ekonomi Bisnis dan ekonomi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, untuk menguatkan literasi dan kajian zakat Baznas se-Provinsi Sumsel. Selain itu, turut dilakukan penandatanganan MoU dengan Griya Kain Tenun tentang pembinaan UMKM Siswa Madrasah, santri, dan disabilitas.

Kemudian dilakukan peluncuran Program ZMart yang merupakan program pemberdayaan ekonomi dalam bentuk pengembangan warung/toko yang dimiliki mustahik dengan skala mikro sampai kecil untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban. Program ZMart merupakan program unggulan Baznas RI yang telah memberi kesejahteraan kepada mustahik dan mampu meningkatkan perekonomian keluarga miskin.

Ketua Baznas Provinsi Sumsel, Drs. H. Najib Haitami, MM mengatakan, penyelenggaraan Rakorda ini merupakan implementasi hasil Resolusi Rakernas Baznas RI, yang diadakan pada akhir Agustus lalu. Baznas Provinsi Sumsel akan berupaya terus hadir di tengan masyarakat melalui berbagai program produktif demi tercapainya visi Baznas sebagai lembaga utama menyejahterakan umat.

Lihat Juga :  Kuatkanlah Keyakinanmu kepada Allah Semata

“Rakorda Baznas Provinsi Sumsel bertujuan untuk menciptakan koordinasi dan konsolidasi yang solid antara Baznas Kabupaten dan Kota yang berada di Provinsi Sumsel. Agar hasil Resolusi Rakernas Baznas RI bisa berjalan optimal dan terealisasi dengan baik,” ujarnya.

” Selain itu, kami juga berharap penandatanganan MoU yang terjadi hari ini, dapat mendorong kesejahteraan msutahik melalui program positif dan mampu meningkatkan literasi zakat di tengah masyarakat,” kata Najib Haitami,” Rabu (14/9/2022).

Najib menambahkan, pihaknya bersama seluruh elemen yang terkait, menyambut baik adanya delapan program prioritas yang menjadi fokus Baznas pada tahun 2023 mendatang. Melalui dana zakat yang disalurkan masyarakat, tugas besar mengentaskan kemiskinan akan terus didorong Baznas Provinsi Sumsel sesuai visi Baznas menjadi lembaga utama menyejahterakan umat.

“Berdasarkan hasil Resolusi Rakernas, Baznas seluruh Indonesia bersepakat untuk bekerja keras demi memetik hasil terbaik, yang muaranya adalah kesejahteraan umat. Melalui dana zakat yang disalurkan, kami berkomitmen menjaga dan menuntun mustahik agar terus berdaya sehingga bisa bertransformasi menjadi muzaki di kemudian hari,” ucapnya.

Lihat Juga :  Jangan Mengeluh Kepada Orang Cukup Kepada Allah Saja

Selain itu, sambung Najib, Baznas Provinsi Sumsel diharapkan dapat memainkan perannya dalam pengelolaan zakat yang lebih profesional dan menjaga mutu amil yang kompeten, yang akan berimbas pada meningkatnya penghimpunan zakat.

“Kami terus mengupayakan sistem pengelolaan zakat yang terstruktur dengan baik, agar Baznas tidak hanya sekadar menjadi wadah menghimpun dana, tetapi juga mampu menyalurkan secara tepat dan optimal,” tambahnya.

Menurutnya, jika hal itu berjalan baik, maka tolok ukur zakat sebagai pengatur kesejahteraan, benar-benar bisa dijadikan pedoman standar. Di sinilah zakat berperan sebagai ibadah harta yang berdimensi sosial, dan memiliki posisi penting, strategis dan menentukan, baik dari sisi pelaksanaan ajaran Islam maupun dari sisi pembangunan kesejahteraan umat.

“Masyarakat juga sangat berperan besar terhadap terciptanya berbagai program Baznas yang unggul dan produktif. Melalui dana zakat yang disalurkan, para mustahik akan semakin berdaya sehingga bisa keluar dari kemiskinan,” tandasnya. (Yanti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button