Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

One Day One Ayat: Quran Surat Al-baqarah 222, Allah Menyukai Orang yang Bertaubat dan Mensucikan Diri

AsSAJIDIN.COM — Wudhu merupakan salah satu syarat sahnya shalat. Maka dari itu wudhu merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk kita ketahui. Termasuk di dalamnya berdoa setelah wudhu. Ternyata berdoa setelah wudhu ini sendiri memiliki keutamaan-keutamaan berdasarkan hadits Radulullah SAW.

Dari Umar radhiyallahu ‘anhuia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian mengucapkan, “Asyhadu an laa laaha illallaahu wa anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu.” Akan dibukakan untuknya pintu-pintu surga yang delapan, ia dapat masuk dari pintu mana saja yang ia kehendaki.” (HR Muslim: 234)

Atau yang tercantum dalam hadis Abu Sa’id radhiyallahu ‘anhu secara marfu’, “Barangsiapa yang berwudhu, lalu ia selesai dari wudhunya, kemudian mengucapkan, “Subhaanakallaahumma wa bihamdika, asyhadu an laa ilaaha illaa anta, wa astaghfiruka wa atuubu ilaika.”

Allah akan menutup di atasnya (bacaan itu) dengan penutup, kemudian ia diangkat hingga ke bawah Arsy, dan tidak dibuka hingga hari kiamat.” (HR Nasa’i dalam ‘Amal Yaul wa Lailah, hal. 147, Hakim: 1/752)

Lihat Juga :  One Day One Ayat : QS Ali Imran Ayat 159, Ketika Telah Membulatkan Tekat, Maka Bertawakkallah

Hajar rahimahullah menshahihkan sanadnya1 dan menjelaskan bahwa hadis tersebut tidak valid secara marfu’ (sampai kepada Rasul), ia hanya mauquf (terhenti pada sahabat). Namun hal itu tidak apa-apa, karena tetap hukumnya marfu’, karena tidak ada celah dalam berpendapat dalam masalah ini.

Ketika berwudhu, hendaknya seorang muslim menyadari bahwa ia sedang melaksanakan sebuah ibadah yang memiliki tiga keutamaan besar. Wudhu akan mendatangkan cinta Allah kepadanya, menjadi sebab diampuni dosa-dosanya dan menjadikannya kelak pada hari kiamat dipakaikan perhiasanperhiasan pada anggota-anggota wudhunya.

Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al Baqarah: 222).

Bertaubat dengan bersungguh-sungguh, mensucikan diri artinya tidak hanya melakukan ritual wudhu ketika akan shalat dan ibadah lain, tapi lebih dari itu, mensucikan diri berarti menjauhi perbuatan-perbuatan kotor, , mensucikan diri dengan perbuatan-perbuatan baik, setelah berwudhu dan shalat.

Lihat Juga :  One Day One Ayat : QS Ali Imran 132, Belum Nyata Orang yang Berjihad dan Sabar

Keistimewaan Berdoa Setelah Wudhu

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang hamba muslim –atau mukmin- berwudhu, saat ia membasuh wajahnya, maka akan keluar dari wajahnya setiap dosa yang ia lihat bersama dengan air –atau tetesan air terakhir.

Saat ia membasuh kedua tangannya, maka akan keluar dari kedua tangannya setiap dosa yang ia perbuat dengan kedua tangannya bersama dengan air –atau bersama tetesan air terakhir. Saat ia membasuh kedua kakinya, maka akan keluar setiap dosa yang dilangkahkan oleh kakinya bersama air –atau bersama tetesan air terakhir, hingga ia dalam keadaan bersih dari dosa-dosa.” (HR Muslim: 244)

Darinya juga, ia berkata, “Aku mendengar kekasihku bersabda, “Perhiasan seorang mukmin sesuai dengan air wudhu yang sampai kepada anggota tubuhnya.” (HR Muslim: 250). [*/sumber: islampos]

Referensi: Hadiah Indah penjelasan Tentang Sunnah-Sunnah Sehari-hari/Karya: Abdullah Hamud al-Furaih/Darussalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button