Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

INTERNASIONAL

Indahnya Berbagi, Maka Berbagilah!

Oleh : Aminuddin

ADA pemandangan menyejukkan hari Selasa (8/3) yang baru lalu. Ba nyak orang antrean di kediaman mantan Cawako Palembang dan Bos PT Campang Tiga, H Mularis Djahri SH di Jalan Alamsyah Ratu Prawi ranegara No 96 Palembang.

Antrean pembagian 1 ton minyak goreng gratis dan sembako untuk 1000 KK ini berjalan cukup tertib, berjarak ada garis dan diawasi pe tugas berseragam putih serta abu-abu bertuliskan MD sambil meng genggam KTP sebagai kartu iden titas.

Antrean tanggal 8 setiap bulannya ini sudah menjadi tradisi H Mularis Djahri untuk berbagi kepada sesa ma berupa sembako dan minyak go reng.

_________

Saudara-saudaraku semuanya..

Di dalam hadits Nabi SAW disebutkan bahwa orang yang berbagi akan didoakan oleh malaikat.

“Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun (datang) dua malaikat kepadanya lalu salah satunya berdoa, ‘Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya.”

Doa malaikat tidak ditolak oleh Allah SWT.
Namun sebaliknya orang yang tidak mau berbagi akan disumpah-serapahi oleh malaikat, seperti Nabi SAW beritahu dalam lanjutan hadits ini.

“Sedangkan yang satunya lagi berdoa, ‘Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Yang dimaksud dengan menahan harta di sini adalah bakhil.

Ikhwal materi yang dibagi kepada orang lain adalah yang paling dicintai.

Allah SWT berfirman:

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. Ali Imran/3: 97).

Gembira
Salah satu pahala berbagi adalah dibuat gembira oleh Allah SWT pada hari kiamat.

Nabi SAW berpesan, “Barangsiapa yang menjumpai saudaranya yang Muslim dengan (memberi) sesuatu yang disukainya agar dia gembira, maka Allah akan membuatnya gembira pada hari kiamat.” (HR. Thabrani).

Gembira pada hari kiamat adalah dambaan setiap orang.

Selain itu, berbagi juga akan mendapat pahala besar.

Allah SWT berfirman :

“Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan yang menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. al-Hadid/57: 7).

Manfaat Berbagi

Lihat Juga :  Sebab-sebab Dimudahkannya Rezeki

Saudara-saudaraku yang terkasih..

Ada banyak manfaat dari berbagi kepa da sesama.

Apa saja manfaatnya?

Berikut di antaranya..

1. Bahagia

Setiap kita melakukan kebaikan pada orang lain, pasti setelah itu perasaan kita aka menjadi lebih baik dan merasa lebih bahagia.

Karena berbuat baik seperti berbagi bisa meningkatkan hormon bahagia dalam tubuh atau yang dikenal dengan hormon oksitosin.

2. Syukur

Dengan berbagi kepada orang lain, hal ini juga dapat meningkatkan rasa syukur kita. Bahwa dengan sedikit yang kita beri pada orang lain, itu mungkin sangat bermanfaat bagi mereka. Sehingga, kita akan lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki.

3. Rasa Peduli

Saat kita berbagi dengan orang lain, hal itu akan dapat meningkatkan ra sa kepedulian kita. Misalnya, di sa at ada orang yang membutuhkan bantuan kita, maka ada rasa tang gung jawab dalam diri kita untuk menolong mereka. Inilah yang mem buat orang yang suka berbagi me miliki empati yang tinggi.

4. Hubungan Lebih Baik

Orang yang baik hati dan suka ber bagi pasti lebih disenangi orang di sekitarnya sehingga mendatangkan teman.

Kalau kamu suka membantu orang lain, pasti orang lain juga akan me lakukan hal yang sama. Sehingga, kalau kita suka berbagi, hubungan kita dengan orang lain juga akan lebih baik.

5. Hati Lebih Tenang

Percayalah bahwa saat kita mampu melakukan kebaikan seperti berbagi, maka hati akan merasa jauh lebih tenang. Kebahagiaan dan kedamaian hati juga akan datang dengan sendirinya.

Dan memang naluri manusia, di saat kita bisa bermanfaat bagi orang lain maka kita akan merasa puas dengan hidup kita.

Jadi, mulai sekarang jangan pernah ragu untuk berbagi karena ada ba nyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan.

Kisah Inspiratif

Saudara-saudaraku yang tersayang..

Sebagai penutup uraian singkat ini, penulis sajikan 5 kisah inspiratif dari mereka yang ikhlas dan suka rela berbagi kepada sesama.

Siapa saja mereka?

1. Pemulung penambal ban

Pemulung asal Sragen bernama Sadiyo ini sempat viral di jagat maya karena kebaikannya. Meski memiliki pemasukan yang pas-pasan, kakek yang akrab disapa Mbah Sadiyo ini rela menggunakan uangnya untuk menambal jalan.

Hal tersebut ia lakukan karena prihatin dengan kondisi jalan yang rusak. Karena aksinya, becak yang biasa ia kendarai beberapa kali sempat ditahan di dinas terkait.

Lihat Juga :  Atheis, Orang ini Akhirnya Masuk Islam di Bulan Ramadhan

2. Kakek sedekah 150 nasi bungkus

Meski usia yang tak lagi muda, tak menyurutkan semangat kakek satu ini untuk berbagi kepada sesama.

Kakek berusia 94 tahun bernama Mbah Asrori ini memiliki moto, “Usia bukan batasan untuk berhenti bersedekah”.

Kakek asal Semarang ini setiap hari Jumat selalu melakukan sedekah nasi bungkus kepada orang-orang yang membutuhkan, seperti pemulung, tukang becak, dan lainnya.

Kakek tiga anak ini setidaknya menyisihkan uang sebanyak Rp 400 ribu per bulan untuk sedekah.

3. Pemberi nasi gratis bagi penghafal Al-Quran

Kisah inspiratif lainnya muncul dari seorang penjual makanan nasi krawu di Gresik.

Pemilik bernama Muhammad Inwanuddin memberikan promo makan gratis selama Ramadhan kepada siapa pun yang hafal Al-Quran.

Bagi mereka yang hafal Al-Quran tersedia makan gratis selama 30 hari penuh.

4. Tukang parkir dirikan sekolah gratis

Nama Bang Jack terdengar familiar bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjajaran (Unpad).

Bang Jack sendiri dikenal sebagai seorang juru parkir di Fikom Unpad sejak 1992.

Tak ada yang menyangka pria bernama asli Sur yaman ini mampu mendirikan sekolah yang diberi nama TK Nafiatul Husna Ataullah dan TPA Raudatul Jannah di Kampung Babakan Loa, Desa Rancaekek Kulon, Kabupaten Bandung.

Bermodal uang Rp 300 ribu, ia mampu mendirikan sekolah. Usai mengumpulkan uang selama bela san tahun dari kerja keras sebagai tukang parkir, Bang Jack pun berhasil mendirikan sekolah bersama sang istri.

5. Pemulung dirikan sekolah gtatis

Penghasilan yang tak menentu bukan menjadi penghambat untuk berbuat baik. Yoseph Blikololong, pria asal Kupang yang bekerja sebagai pemulung ini ternyata bisa mendirikan dua sekolah gratis.

Yoseph mendirikan PAUD dan SMP yang dirintisnya sejak 2004. Ia membangun sekolahnya dengan hasil keringat dari memulung.

Yoseph menyewa empat ruang bekas taman ka nak-kanak untuk dijadikan sekolah. Ia juga tak lupa membayar gaji para guru yang mengajar.

Niat mulianya sempat ditolak sang istri, mengin gat dirinya memiliki enam anak dan ekonomi yang tak stabil.

Wallahu a’lam bishshawab.

______

Sumber literasi :

1. Sripoku. Com
2. Brilio. Met
3. Fimela. Com
4. Republika. Co. Id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button