Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

ALFURQON SCHOOLPENDIDIKAN

Bergerak Pulihkan Siswa dari Pengaruh Narkolema

Ustadz Mukarrom, M.Pd.I Guru SDIT Al Furqon Palembang

AsSajidin.com PALEMBANG— Berdasarkan survey yang dilaksanakan Kemenkes tahun 2017 sebanyak 94% siswa pernah mengakses konten porno yang diakses melalui komik sebanyak 43%, internet sebanyak 57%, game sebanyak 4%, film/TV sebanyak 17%, Media sosial sebanyak 34%, Majalah sebanyak 19%, Buku sebanyak 26%, dan lain-lain 4%.

Hasil survey yang dilakukan oleh Kemenkes tersebut dilakukan sebelum muncul virus corona (Covid-19) di Indonesia. Para siswa masih melakukan pembelajaran tata muka di sekolah. Disibukkan dengan aktivitas pendidikan. Berinteraksi sesama teman di sekolah dan di lingkungan tempat tinggal mereka, serta masih disibukkan dengan tugas-tugas sekolah yang harus dikerjakan di rumah.

Namun, sejak pandemi menghantui dunia pendidikan Indonesia di akhir bulan Maret 2020. Pembelajaran tatap muka di sekolah diganti dengan pembelajaran jarak jauh melalui Zoom, Google meet, dan  Skype. Siswa dibatasi untuk berinteraksi dengan teman di sekolah dan di lingkungan tempat tinggal mereka. Para siswa bersahabat akrab dengan gawai untuk mendukung pembelajaran daring bersama guru.

Gawai yang sebelumnya benda yang terlarang bagi siswa. Terkenal dengan sebutan setan gepeng. Berubah menjadi benda yang sangat dibutuhkan dan dicari-cari oleh orang tua dalam upaya untuk memfasilitasi kelancaran kegiatan pembelajaran daring.

Bagi sekolah yang memiliki standar operasional yang ketat dalam penggunaan gawai saat pembelajaran daring. Dengan membuat aturan penggunaan gawai harus didampingi oleh orang dewasa yang ada di rumah. Sangat efektif dalam menjalankan pembelajaran yang kondusif dan memfilter dari pengaruh konten-konten negatif yang muncul saat pembelajaran dilakukan. Siswa akan selalu diawasi oleh orang dewasa yang ada di rumah pada saat pembelajaran.

Lihat Juga :  Update Hari Ini, Donasi Palestina SIT Al Furqon Palembang Total Rp107.152.345

Namun, bagi sekolah yang tidak memiliki aturan ketat tentu akan berdampak pada melencengnya tujuan pembelajaran daring yang diinginkan oleh pihak sekolah. Siswa lebih banyak memanfaatkan gawai untuk memenuhi kebutuhan hiburan mereka. Dengan ber tik-tok ria, bermain game online, ber Instagram dan memanfaatkan beberapa aplikasi yang mengarahkan mereka ketindakan yang kurang bermanfaat dan berbahaya bagi perkembangan otak.

Dengan semakin masifnya siswa menggunakan gawai dalam kesehariannya tanpa ada pengawasan orang tua atau orang dewasa yang ada di rumah. Tentu akan sangat berpengaruh bagi peningkatan jumlah siswa yang terpapar oleh bahaya pornografi.

Setelah hampir 1 tahun setengah siswa memanfaatkan gawai dalam mendukung proses pembelajaran. Kekhawatiran dari pengamat pendidikan, pendidik dan orang tua terhadap ketercapaian materi yang diperoleh serta dampak penggunaan gawai bagi fisik dan psikis mulai muncul kepermukaan. Munculnya istilah Lost Generation hingga Narkolema.

Narkolema adalah kepanjangan dari narkoba melalui mata. Narkoba yang bertransformasi melalui tontonan porno dalam bentuk foto, sketsa, ilustrasi, tulisan, suara, bunyi, animasi, gerak tubuh, kartun, percakapan, atau bentuk pesan lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitas seksual yang melanggar norma kesusilaan

Sudah menjadi rahasia umum bila pornografi dapat menimbulkan kecanduan, candu pornografi menjadi salah satu isu serius di seluruh dunia, termasuk indonesia. Seperti halnya narkoba, kecanduan pornografi juga mengakibatkan kerusakan otak yang cukup serius. Pornografi bukan hanya merusak otak dewasa tetapi juga otak anak. Kerusakan otak tersebut sama dengan kerusakan otak pada orang yang mengalami kecelakaan mobil dengan kecepatan sangat tinggi. Kerusakan otak yang diserang oleh pornografi adalah Pre Frontal Korteks (PFC)bagi manusia bagian otak ini merupakan salah satu bagian yang paling penting karena bagian otak ini hanya dimiliki oleh manusia sehingga manusia memiliki etika bila dibandingkan binatang (www.sardjito.co.id).

Lihat Juga :  Hadirilah Enterpreneur Day SDIT Alfurqon, Catat Tanggalnya 14-18 Februari 2022

Alhamdulillah pembelajaran tata muka sudah mulai kembali diizinkan kembali oleh pemerintah pada bulan September 2021, meskipun dengan aturan secara bertahap dan harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Antusias orang tua sangat tinggi mendengar adanya perubahan kembali pembelajaran ke tatap muka. Karena mereka telah merasakan bagaimana dampak yang sangat panjang dari pengaruh pembelajaran daring. Selain dari menurunnya kemampuan anak mereka dalam penguasaan materi. Kerusakan otak dampak narkolema menjadi bagian yang sangat mereka takuti.

Dengan adanya kebijakan tersebut, maka semua elemen yang terlibat dalam pendidikan harus dapat menjaga keberlangsungan kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah dengan mematuhi aturan-aturan yang telah di buat satuan pendidikan dengan mengacu pada aturan yang telah dibuat oleh Kemendikbudristek bersama dengan Kementerian Kesehatan. Sehingga pada saatnya pembelajaran akan dapat dilaksanakan secara normal tanpa ada pembatasan jumlah siswa dan waktu pelaksanaan tatap muka di sekolah.

Orang tua memahami peran guru sangat penting dalam membantu mereka dalam menstranfer adab, akhlak, ketaqwaan dan keikhlasan untuk membentuk pribadi anak mereka melalui keteladanan dan nasehat yang tidak bisa digantikan oleh mbah google atau situs-situs  yang ada di dalamnya.

Sehingga secara perlahan dan bersama-sama bergerak memulihkan siswa dari pengaruh narkolema untuk dapat memulihkan Pendidikan.

 

 

Back to top button