Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

SYARIAH

Tujuh Golongan Manusia yang Mendapat Pertolongan Allah di Hari Kiamat

AsSAJIDIN.COM — Pada hari kiamat kelak, Allah SWT akan membentangkan bumi ini seperti tikar atau kulit yang dilepas dari dagingnya. Bumi akan menjadi rata menjadi hamparan padang luas tempat berkumpul ummat manusia. Keadaan itu telah dijelaskan oleh Allat SWT dalam Alquran sebagai berikut :

“ Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Rabb-Nya, dan sudah semestinya patuh, dan apabila bumi diratakan,” ( QS, Al-Insyiqaaq : 1-3.).

Adapun makna dari bumi tidak akan dibentangkan kecuali jika langit terbelah dan itu terjadi pada hari kiamat. Bumipun membentang seperti kulit yang sudah disimak, tidak ada di dalamnya lembah, pepohonan, bangunan, dan gunung, tetapi semuanya rata.

Manusia akan digiring di atasnya dalam keadaan seperti yang dijelaskan diatas. Bumi dibelah oleh Allah dan matahari didekatkan dengan mahluk hingga jarak satu mil atau akan lebih dari itu, yang jelas sangat dekat dengan kepala Kita percaya bahwa ada di antara manusia yang selamat dari sengatan terik matahari itu. Mereka adalah orang –orang yang mendapat perlindungan dari Allah SWT pada hari yang tidak ada perlindunganNya. Mereka itu terdiri dari tujuh golongan umat seperti yang dijelaskan dalam hadist Rosulullah SAW berikut :

“ Dari Abu Hurairah, Radiyallahuanhu, dari Nabi Shollaahualaihiwasalam, ia berkata : Ada tujuh golongan yang pada hari kiamat kelak Allah SWT akan memasukkan mereka ke dalam perlindunganNya, yakni pada hari dimana tidak ada perlindungan kecuali perlindunganNya :  Seorang Imam atau pemimpin yang adil, Pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah SWT. Seseorang yang mengingat Allah dalam kesendiriaannya kemudian air matanya berlinang, seorang pemuda yang hatinya terikat kepada masjid. Dua orang yang saling mencintai di jalan Allah, yang bertemu karenaNYa dan berpisah juga karenaNya juga, Seseorang yang dipanggil oleh seorang wanita yang cantik dan berkedudukan untuk memenuhi nafsunya, lalu ia berkata : Sesungguhnya aku takut kepada Allah SWT, (7) Dan orang yang bersedekah dengan diam – diam sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang telah diperbuat tangan kanannya,”. ( HR. Al Buchori no 6806 dan Muslim no 1031).

Lihat Juga :  Hari yang Mengguncang, Bacaan Arab dan Latin Surat Al-qoriah, Beserta Terjemahannya

1.Imam yang adil : Yaitu orang yang adil dalam kepemimpinannya . Seseorang tidak disebut adil dan cinta kepada Allah Ta’ala jika tidak menerapkan hukum syariat Allah SWT ketika ia memimpin. Firman Allah dalam Alquran : “ Sesungguhnya Allah menyuruh ( kamu) berlaku adil dan berbuat kebaikan,” ( QS, An – nahl 90).

2.Pemuda yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah SWT
Orang berusia muda biasanya memiliki pemikiran, semangat, emosi, dan perilaku yang bergejolak. Namun perlu diketahui pemuda ini adalah pemuda yang tumbuh dalam ketaatan. Ia selalu menjalankan perintah Allah dan menjauhi semua laranganNya.

3.Orang yang berzikir kepada Allah SWT sendirian, lalu ia mengucurkan air matanya.
Orang ini berzikir ( mengingat) Allah dengan lisan dan hatinya, tidak ada seorangpun yang melihatnya, namun ia hanya bergantung kepada Allah SWT.Ketika mengingat Allah dengan lisan dan hatinya ia ingat akan kebesaran Allah SWT.

Lihat Juga :  Bongkar Kedok Tipu-tipu Judi Online, Inilah Balasan dalam Islam

4.Seorang Pemuda yang hatinya bergantung pada masjid
Yang dimaksud pemuda ini adalah, seorang pemuda yang hatinya sangat tergantung dengan masjid. Setiap wak sholat ia bergegas menuju masjid, kemudia ia menyibukkan diri yang kemudian akan kembali ke pada masjid ketika sholat – sholat berikutnya.

5.Dua orang yang saling mencintai karena Allah, berkumpul dan berpisah juga karena Allah.
Keduanya saling mencintai dan menyayangi hanya karena Allah bukan karena faktor lain. Keduanya tidak ada hubungan kekerabatan, hubungan bisnis, kolega politik dan lainnya. Kedua orang ini akan saling mencintai dan bersilaturrahmi hingga hari kiamat sebagaimana Firman Allah : “ Teman – teman karib pada hari itu akan saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa,” ( QS.Az- Zukhuf : 67).

6.Seorang lelaki yang digoda wanita cantik dan berkedudukan, Dia berkata, “ Saya takut kepada Allah “.
Dalam hal ini seorang lelaki dimaksud adalah seorang lelaki yang masih kuat berjimak, ia digoda oleh wanita cantik untuk berbuat zina atau melayani nafsunya, namun sang lelaki menjawab dengan penuh keyakinan jika Allah SWT maha melihat, sehingga ia takut kepada Allah untuk melakukannya.

7. Orang yang menyembunyikan sedekahnya.
Yaitu orang yang ikhlas dalam bersedeqah dan tidak ingin ada manusia lain yang mengetahui sedekah dan amal –amalnya, ia ingin hanya Rabb yang mengetahuinya. Dia tidak riya’ dalam beramal dan beribadah. (*/sumber: maklumatnews.com)

Penulis: Sandrie Gawoh

 

Back to top button