Belajar di Era Covid, Jangan Bebani Siswa Banyak Tugas, Terutama Usia Sekolah Dasar
AsSAJIDIN.COM — Gelombang Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 lalu membuat sektor pendidikan harus beradaptasi. Pasalnya, sejak itu pula siswa harus mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara dalam jaringan atau daring.
Sejalan dengan itu, pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang meminta guru jangan terlalu banyak membebani siswa banyak Pekerjaan Rumah (PR). Apalagi, kejenuhan KBM daring sudah berlangsung hingga enak bulan.
“Saya sampaikan kepada guru-guru, khususnya SD agar jangan bebani anak tugas terlalu banyak. Sesuaikan saja, jangan terlalu membebani pikiran anak,” ujar Kasi Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Kota Palembang Dareni SPd, MM, Jumat (14/8/2020).
Ia menambahkan bahwa ia juga mengingatkan kepada para guru-guru lama khususnya yang gagal teknologi atau gaptek agar menyesuaikan perkembangan teknologi. Apalagi proses KBM daring ini menuntut guru agar memiliki banyak metode pembelajaran yang tak hanya tepat tapi juga menyenangkan bagi siswa.
“Ini juga tugas kepala sekolah agar mendorong gurunya untuk juga mau belajar bagaimana KBM yang tepat dan menyenangkan itu. Sehingga siswa tidak merasa bosan pada KBM daring ini,” urainya.
Lebih lanjut Dareni mengatakan bahwa selama siswa bisa dan mampu mengikuti KBM daring dengan menggunakan aplikasi maka guru diminta menggunakan aplikasi sehingga lebih maksimal hasilnya ketimbang melalui metode yang lain. Walau pun memang guru diperbolehkan memakai aplikasi WhatsAap bahkan SMS.
“Dan khusus bagi anak-anak yang belum punya HP, maka guru diminta tetap memberikan pelayanan pendidikan dengan memberikan materi dan tugas tercatat yang bisa diambil orang tua dan diantar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sekolah,” pungkasnya. (*/sumber: sibernas/Sugi)
