Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Layanan KB Gratis untuk Tekan Angka Kelahiran

AsSAJIDIN.COM — Menekan angka kelahiran agar terkendali, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palembang akan mengadakan pelayanan KB gratis di 18 Kecamatan pada 2020 ini. Layanan ini juga diutamakan bagi keluarga kurang mampu bahkan disiapkan mobil pelayanan gratis.

Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana (KB) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palembang, Siti Fauziah, mengatakan, pelayanan KB Gratis ini di bagi tiga tahap. Untuk tahap pertama diadakan di Kecamatan Kalidoni.

“Untuk Kamis (20/2/2020) diadakan di Kecamatan Sukarami Selanjutnya akan diadakan di Kecamatan Seberang Ulu Dua, Sematang Borang, Ilir Timur Satu dan Ilir Timur Tiga,” ujarnya.

Lihat Juga :  H Herman Deru Raih Empat Penghargaan Tingkat Nasional

Dia mengatakan, untuk pelayanan KB Gratis dari DPPKB ini, menggunakan Mobil Unit Pelayanan (Muyan) mengutamakan masyarakat miskin dengan alat kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), Spiral (UID) dan Susuk (Implant).

“Untuk kegiatan ini kami lebih fokus untuk masyarakat miskin yang ada di Palembang, karena semua pelayanan yang kami berikan gratis,” kelasnya.

Jika ada masyarakat yang terkendala kendaraan, maka pihaknya juga menyediakan kendaraan gratis yang bisa digunakan untuk antar jemput akseptor. “Dengan pelayanan yang serba gratis kami berikan maka tidak ada lagi alasan masyarakat untuk tidak berKB, dan pelayan ini kami berikan dengan tujuan memudahkan urusan berKB,” terangnya.

Lihat Juga :  Dampak Covid19, Penjualan Sapi Kurban Menurun

Pihaknya juga akan memberikan penyuluhan gratis untuk masyarakat. “Kendala yang selama ini kami temukan adalah, terkadang sang istri tidak diperbolehkan oleh suaminya berKB, larangan tersebut diberikan tanpa pengetahuan dan alasan yang pasti, jadi harus diberikan penyuluhan dan edukasi tentang KB,” katanya.

Bahkan pihaknya menargetkan di setiap kecamatan akan ada minimal 40 orang yang akan datang untuk mengikuti program ini. “Setiap kami mengadakan kegiatan ini, masyarakat yang datang selalu melampaui target, artinya minat masyarakat sangat besar untuk mengikuti kegiatan ini,” jelasnya. (*/Sumber: maklumatnews,com/Kamayel Ar-Razi)

Back to top button