Tiga Siswi SMAIT Al Furqon Ciptakan Semen Jenis Baru

AsSajidin.com Palembang — “ Sebagai sekolah dengan program unggulan School by Research Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al Furqon Palembang membuat siswa terlatih untuk kreatif dalam menciptakan alat dan teknologi yang dapat memudahkan kehidupan manusia. Dan yang terbaru adalah temuan semen jenis baru, ” kata Ustadz Mahyudi Kepala SMAIT Al Furqon diruang kerjanya, Selasa ( 11/2/20).
“ Alhamdulillah, sejak School by Research ini digalakkan para siswa semakin terpacu untuk terus menggali potensi dan bakat diri dengan berbagai hal temuan-temuan yang diharapkan dapat mampu memudahkan kehidupan manusia,” katanya seraya menambahkan jika ketiga siswi yang berhasil menciptakan semen jenis baru tersebut yakni Faqih Nur Hafidzudin, Dwi Putri Maharani, dan Ikrima Juniarti.
Berdasarkan pengakuan para siswa, ustadz Mahyudi mengungkapkan awal mula temuan teknologi baru tersebut termotivasi dari tingginya angka kematian di Papua karena tidak memiliki jamban. Masyarakat Papua banyak yang buang air di sembarang tempat. Hal ini menimbulkan penyakit berupa bakteri yang dihasilkan dari fases manusia dan berimbas pada munculnya banyak penyakit.
“ Dari fenomena itulah, muncul inspirasi yang mereka tuangkan dalam sebuah karya bernama ICOMOS yakni seman olahan yang terbuat dari campuran hewani dan nabati tersebut dinyatakan lulus standar uji kelayakan oleh salah satu perusahaan kunstruksi terkemuka nasional, “ tuturnya seraya menyebut jika untuk melihat produk inovasi ini, SMAIT Al Furqon akan mengadakan Pameran Ilmiah Remaja pada bulan Maret 2020 mendatang.
Menyikapi hal itu Bunda Sri Wulandari salah satu pembimbing temuan ini mengatakan jika konsep karya ilmiah mereka ini sejalan dengan pembelajaran Fisika yang ia ampuh.
“Saya hanya memfasilitasi dan memotivasi dengan teori yang ada pada pembelajaran Fisika di kelas. Alhamdulillah, siswa mampu mengembangkan bakat dan kemampuannya sendiri. Bahkan, rencananya semen buatan ini akan diikutsertakan dalam ajang KTI tingkat Provinsi dan LIPI tingkat Nasional. tuturnya.
Sementara itu, Dwi Ketua KIR SMAIT Al Furqon mengatakan bahwa bahan pembuatan semen jenis baru ini memaafkan limbah bekas yang dimodifikasi dan diracik menjadi semen.
“ Yang jelas, semen jenis baru ini memiliki kualitas yang sangat baik , ringan, kuat, tahan, dan yang pasti harga terjangkau,”ungkapnya.
Editor : Jemmy Saputera
