Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Dimulai 30 Tahun Lalu Ko Hermanto Sering Dengar Ceramah Buya Hamka

ASSAJIDIN.COM –– Mualafnya pengusaha Tionghoa terkenal di Palembang yang kini bernama Muhammad Hermanto Wijaya yang berlangsung kemarin disambut sukacita umat muslim. Terbukti ratusan jemaah yang belum kenal sekalipun, para sahabat dan tentu tokoh masyarakat termasuk Gubernur Sumsel menjadi saksi pengucapan dua syahadat di Masjid Raya Citra Grand City.

Ada banyak cerita dari para sahabat dan pembimbing spiritual Ko Hermanto, apa latarbelakang mendasar sehingga memantapkan diri memeluk Islam.

Mantan ketua MUI KH Sodikun mengungkapkan alasan kenapa ko Hermanto dengan segenap hati masuk islam. Prosesnya oanjang sejak 30 tahun lalu. “Di balik latar belakang ingin memeluk agama Islam, Hermanto Wijaya merupakan seorang yang dikenal dermawan kurang lebih 20 masjid yang tak memiliki toilet bahkan tak layak pakai disumbangkan dana untuk perbaikannya, ” kata Sodikun.

Lihat Juga :  Satpol PP Razia Tempat Hiburan Malam dan Kos-kosan Jelang Ramadhan

“Dan juga yang sangat unik, bahwasanya Hermanto dulu sekali sering mendengar tausiyah Buya Hamka” Sambung Sodikun.

Gubernur Sumsel pun ounya kesan tersendiri terhadap pemilik toko Jayaraya Elektronik yang berlokasi di Jalan Beringin Janggut Palembang.

Dalam Sambutannya, Herman Deru menyampaikan sebuah cerita bahwa pernah berteman dengan Hermanto pada tahun 90an dan juga Herman Deru pernah bertanya kepada Hermanto karena perilaku nya sudah muslim pada saat itu.

“Terkadang kita malu karena, lebih alim lah orang yang baru masuk islam daripada kita yang sudah dari lahir sudah islam. dan mudah-mudahan pak Hermanto ini terus istiqomah,” sambungnya.

Lihat Juga :  One Day One Hadist : Larangan Menyakiti

Lebih lanjut KH. Sodikun menyampaikan bahwa sahabatnya ko  Hermanto ini merupakan sebuah Lokomotif dan sangat penting untuk mualaf lainnya. “Kita akan design dengan beliau dan kerja sama dengan pemerintahan untuk mengisi keislaman mualaf dan mengangkat mualaf yang susah, harus terus dibimbing. Mohon kita semua mendoakan,” katanya. (*)

Kontributor Rizky

Back to top button