Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

KAJIAN

Unzur Ma Qoola Wala Tanzur Man Qola

Oleh : Ardillah Aquarini MP.(Jurnalis di Palembang)

AsSajidin.com ‎Palembang——
‎‎Kalian pernah dengar pepatah Arab yang berbunyi “Unzur ma qoola wala tanzur man qola” enggak??

‎Satu kalimat yang memiliki arti sangat dalam,
‎Unzur ma qoola wala tanzur man qola adalah sebuah pepatah Arab yang artinya “Lihatlah apa yang dikatakan, jangan melihat siapa yang mengatakan (berbicara)”.

‎Bijak menilai isi bukan sosok ini berarti bahwa kita seharusnya menilai suatu perkataan berdasarkan isinya, bukan dari siapa yang mengucapkan. Jika perkataannya baik, maka kita harus mengambil manfaatnya, terlepas dari siapa yang menyampaikannya

‎‎Ini sama seperti ibaratnya emas yang dikeluarkan oleh seekor anjing meskipun melalui kotorannya sekalipun, tak merubah unsur emas itu sendiri, emas tetaplah emas, ia tetaplah emas yang memiliki nilai yang bagus.
‎begitupun dengan ungkapan ini. Unzur ma qoola wala tanzur man qola” kita diajarkan untuk tidak melihat siapa yang berbicara atau yang memberikan nasihat tetapi kita dianjurkan untuk melihat apa yang dikatakannya.
‎‎
‎Pepatah ini mengajarkan kita untuk fokus pada substansi suatu pesan, bukan pada orang yang menyampaikan pesan tersebut. Seringkali, kita cenderung menolak atau meragukan suatu perkataan hanya karena kita tidak menyukai atau tidak percaya pada orang yang mengucapkannya. Namun, pepatah ini mengingatkan kita bahwa kebenaran atau kebaikan suatu perkataan tidak bergantung pada siapa yang mengucapkannya.

‎‎Bahkan meskipun nasehat itu keluar dari mulut seorang penjahat sekalipun jika bermanfaat dan baik apa salahnya untuk didengarkan dan diamalkan.

‎Apa lagi dalam era media sosial digital ini, di mana informasi datang dari berbagai arah dan sumber, pepatah ini menjadi relevan. Banyak orang cenderung menolak pendapat hanya karena tidak menyukai siapa yang menyampaikan, padahal isi ucapannya bisa jadi benar dan bermanfaat.



‎Pepatah ini juga memiliki makna universal yang sejalan dengan ungkapan dalam bahasa Inggris: “Don’t judge a book by its cover.” Kita diajak untuk bersikap adil dan objektif, serta membuka hati terhadap kebenaran, meski datang dari orang yang tidak kita kenal atau hormati.

‎Dengan memahami makna “Unzur ma qoola wala tanzur man qola”, pembaca setia diharapkan lebih bijak dalam menyikapi informasi, terutama di tengah derasnya arus opini dan konten digital, semoga kita bisa menerima nasihat baik dari mana pun meskipun dari orang yang terlihat tidak baik menurut kita tapi belum tentu buruk Dimata Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button