Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

INTERNASIONAL

KJRI di Chicago Gelar Konser Gamelan dan Tari Jawa-Bali

ASSAJIDIN.COM — Ahad (27/10/2024) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Chicago, Amerika Serikat menggelar Konser Gamelan Indonesia.

Konser digelar di Field Museum, Lake Shore, Chicago, Amerika Serikat. Sebagai bentuk perayaan hubungan bilateral ke-75 antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Pertunjukan gamelan dan tari Jawa dan Bali ini ditampilkan oleh warga Amerika Serikat dan diaspora Indonesia.

Mereka menari dengan luwes, kenes, tidak kaku, melenggak-lenggok mengikuti alunan musik.

Melihat penampilan itu, Sulma Safina merasa bangga karena budaya Jawa memberikan daya tarik bagi warga dunia.

“Kesenian ini gak cuma bisa dinikmati oleh orang-orang Jawa aja,” katanya.

Ia juga merasa senang dengan penampilan mereka bisa menampilkan dengan sempurna.

Lihat Juga :  Innalillah...Israel tak Henti Bombardir Gaza, 700 Orang Tewas Dalam 24 Jam

“Terlihat para pemainnya itu tidak hanya tertarik tapi juga jago. Terlihat seperti melakukan kesenian beneran sepenuh jiwa,” katanya.

Sisi positifnya, lanjut Sulma, bisa menarik dan dinikmati oleh orang Amerika atau masyarakat dunia.

Ia juga sebagai pengingat buat orang jawa, kalau kita memiliki kesenian yang harus dilestarikan.

“Jangan sampai kesenian kita mati di tanah sendiri. Tapi apresiasi setinggi-tingginya buat orang-orang Jawa yang tetap melestarikan budaya dan kesenian meski di luar negeri. Apalagi berhasil menggaet banyak WNA juga,” katanya.

Tampak beberapa penonton mengangguk-anggukkan kepalanya seakan menikmati irama musik gamelan Bali yang cepat dan gamelan Jawa yang mengalun tenang.

Lihat Juga :  KBRI Tunis Gelar Seminar Ilmiah tentang Peran Perempuan dalam Pembangunan Negara 

Representasi Indonesia Konjen Chicago Listyowati menyampaikan bahwa gamelan merupakan orekstra musik khas Indonesia yang sudah menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Amerika.

“Gamelan merepresentasikan keragaman dan kreativitas Indonesia,” ujarnya.

Konser ini juga, lanjutnya, menunjukkan bahwa gamelan bukanlah artefak. Tapi gamelan merupakan budaya yang terus hidup.

“Berharap Anda bakal datang ke Indonesia,” katanya.

Sementara itu, mengutip NU Online, Direktur Manajem Kolse Antroplogi Field Museum Jamie Kalley menyampaikan bahwa gamelan sudah dikenalkan di Amerika sejak tahun 1980-an.

“Gamelan Jawa direstorasi pada 1990-an,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button