Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

INTERNASIONAL

Pelajar Sekolah Indonesia Tokyo Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana

ASSADIN.COM — Jumat (25/10/2024) digelar pelatihan mitigasi bencana di Sekolah Indonesia Tokyo (SIT).

Pelatihan ditandai dengan suara sirene bergaung memenuhi komplek Sekolah Indonesia Tokyo (SIT) diiringi dengan pemberitahuan telah terjadi gempa berkekuatan besar di Tokyo, Jepang.

Pelatihan Mitigasi Bencana di SIT ini bekerja sama dengan DPRD dan Pemerintah Kota Meguro, Meguro Police Department, Dinas Mitigasi Bencana Meguro dan Departemen Pemadam Kebakaran Meguro, yang didukung penuh KBRI Tokyo.

“KBRI Tokyo berterima kasih kepada DPRD, Kepolisian, dan pihak terkait dalam Mitigasi Bencana ini.

Pelatihan ini penting dilakukan khususnya untuk mengurangi potensi jatuhnya korban dari bencana yang terjadi,” demikian sambutan Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula.

Lihat Juga :  Dinobatkan Kota Terbersih di Dunia, Kopenhagen Beri Rasa Aman dan Nyaman Wisatawan 

Turut hadir Kepala SIT Ari Driyaningsih dan Ketua Komite Sekolah Merry Astrid Indriasari.

Hadir pula Ketua Divisi Kesejahteraan DPRD Meguro Kanako Kobayashi, Chief Inspector Meguro Police Station Traffic Section Tanaka Junichiro

“Saya berharap pelatihan semacam ini bisa dilakukan regular tiap tahun. KBRI Tokyo siap bekerja sama dengan pihak terkait di Jepang dalam mensosialisasikan mitigasi bencana untuk seluruh WNI di Jepang,” tambah Muhammad Al Aula.

Kegiatan pelatihan tidak hanya digelar di SIT tetapi juga di Rinshi-no-Mori Park, Meguro, Tokyo.

Para siswa mendapat sosialisasi saat menghadapi gempa, kebakaran dan keselamatan lalu lintas.

Dalam sosialisasi menghadapi gempa, para siswa secara bergantian naik ke atas truk simulasi gempa yang dilengkapi meja untuk berlindung.

Lihat Juga :  Daihatsu Japan Open 2024 di Yokohama

Kekuatan gempa yang dirasakan bervariasi antara gempa berskala 5 hingga 7 Magnitudo.

Untuk simulasi kebakaran, para siswa secara bergantian memasuki sebuah ruang yang dipenuhi dengan asap.

“Tidak hanya siswa siswi dan tenaga didik tetapi orang tua siswa juga kami libatkan untuk sama-sama belajar Mitigasi Bencana,” ujar Kepala SIT Ari Driyaningsih.

Arda Masagi, siswa Kelas 8 mengaku berkesan dengan kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat bagus karena memberikan ilmu untuk menyelamatkan diri dari bahaya kebakaran dan gempa. Saya mencoba guncangan gempa berskala 7 magnitudo,” kata Arda Masagi. (KBRI Tokyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button