Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERA

La Tahzan Innallaha Ma’ana, Jangan Takut dan Bersedih, Allah Bersama Kita

ASSAJIDIN.COM —Secara bahasa arti La Tahzan Innallaha Ma’ana adalah Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.

Kalimat ini adalah kutipan quote berbahasa Arab yang banyak digunakan masyarakat muslim.

Kalimat La Tahzan Innallaha Ma’ana jika diuraikan adalah sebagai berikut:

La (لَا): jangan

Tahzan (تَحْزَنْ): bersedih

Innallaha (إِنَّ اللَّهَ): sesungguhnya Allah

Ma’ana (مَعَنَا): bersama kita

Jika digabungkan maka Arti La Tahzan Innallaha Ma’ana adalah janganlah berduka cita, Allah beserta kita.

 

Kalimat ini biasanya digunakan untuk memotivasi jika kondisi sedang terasa sulit.

Kita sebagai seorang muslim harus tahu bahwa sesedih apapun kita, sesulit apapun masalahnya, kita harus tetap

Lihat Juga :  Nabi Pun Bekerja Mencari Rezeki, Apa Lagi Kita?

percaya bahwa ada Allah SWT akan selalu bersama kita sehingga semua itu akan bisa dilalui.

 

Ingatlah bahwa Allah tidak pernah akan meninggalkan kita, meskipun doa-doa belum terkabul.

Dikutip dari nu.or.id, kata-kata Ibnu Athaillah dalam bukunya yang amat terkenal Al-Hikam:

َلا يَكُنْ تَأَخُّرُ اَمَدِ اْلعَطَآءِ مَعَ اْلِالْحَاحِ فِى الدُّعَآءِ مُوجِبًا لِيَأْسِكَ. فَهُوَ ضَمِنَ لَكَ اْلاِجَابَةَ فِيْمَا يَخْتَارُهُ لَكَ لَا فِيْمَا تَخْتَارُ لِنَفْسِكَ. وَفِى اْلوْقْتِ الَّذِى يُرِيْدُ لَا فِى اْلوَقْتِ الَّذِى تُرِيْد

“Tertundanya pemberian sesudah engkau mengulang-ulang permohonan kepada Tuhan, seyogyanya tidak membuatmu patah hati. Dia menjamin terpenuhinya permintaanmu sesuai dengan apa yang dia pilih bukan yang engkau pilih, dan pada waktu yang dia kehendaki, bukan pada saat yang engkau kehendaki.”

Lihat Juga :  11.328 Warga Binaan Dapat Remisi di Hari Kemerdekaan yang ke 78 Tahun

Beliau menegaskan lagi :

لا يُشَكّكَنَّكَ في الوَعْدِ عَدَمُ وُقوعِ المَوْعُودِ، وإنْ تَعَيَّنَ زَمَنُهُ؛ لِئَلّا يَكونَ ذلِكَ قَدَحاً فى بَصِيرَتِكَ وَإخْماداً لِنُورِ سَرِيرَتِكَ

“Tak usah kau bimbang pada keniscayaan perkabulan janji Tuhan, meski belum terwujud pada saat yang ditentukan. Itulah cara bijak dia agar mata hatimu tak redup dan cahaya jiwamu tak padam.

(*/Sumber: tribunsumsel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button