NASIHAT

Nasihat Berharga Sarat Makna Imam Ghazali 

ASSAJIDIN.COM — Hujjatul Islam Imam Al Ghazali adalah ulama ahli fikih sekaligus tokoh sufi yang terkenal dengan ajaran tasawufnya.

Beliau banyak meninggalkan nasihat yang berharga penuh makna kepada kita semua.

Berikut di antaranya sebagaimana dikutip dari ngopibareng.id:

 

1. Paling Dekat adalah Mati

Imam Al-Ghazali pernah bertanya kepada para santri, murid-muridnya. Tentang apa yang paling dekat dengan kita dalam kehidupan ini.

Di antara murid-murid beliau ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya.

Imam Al-Ghazali kemudian menjelaskan bahwa yang paling dekat dengan kita adalah mati. Karena mati itu janji Allah yang pasti akan menimpa semua insan yang bernyawa.

2. Paling Jauh adalah Masa Lalu

Lihat Juga :  Suluh ku cari, Allah Bilang Jangan Bersedih

Lalu Imam Al-Ghazali menjelaskan yang paling jauh adalah masa lalu, karena bagaimana pun caranya kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Karena itu jangan membanggakan kebaikan di masa lalu. Teruslah meningkatkan amal saleh dan kebaikan untuk hari ini dan hari esok.

3. Paling Besar adalah Nafsu

Masalah paling besar yang harus kita hadapi ialah Nafsu. Acapkali nafsu menjerumuskan manusia ke jurang nista hingga kehidupannya di dunia hancur, dan azab dari Allah menunggu setelah kematian.

4. Paling Berat adalah Amanah

Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung dan malaikat semua tidak mau menerima ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi Khalifah (Pemimpin) di dunia ini.

Manusia menyanggupi permintaan Allah SWT. Tetapi banyak manusia yang tidak jujur, adil, amanah ketika menjadi Khalifah, sehingga menyebabkan manusia banyak masuk neraka karena tidak sanggup menanggung amanah.

Lihat Juga :  Menjadi Pribadi yang Ihsan

5. Paling Ringan Meninggalkan Shalat

Hanya karena kesibukan kecil manusia rela meninggalkan shalat. Padahal shalat adalah tiang agama. Jika manusia hanya hidup untuk mencari makan dan kesenangan saja maka tidak ada bedanya manusia dengan binatang.

6. Paling Tajam adalah Lidah

Dengan lidah manusia bisa menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya. Kita sering mendengar pepatah bijak mengenai bahaya lidah.

Yaitu: “Kalau pedang melukai tubuh ada harapan akan sembuh. Tetapi kalau lidah melukai hati kemanakah obat hendak dicari.”

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button