NASIONAL

Gerakan Serentak Berkurban Upaya Lebih Banyak Berbagi untuk Masyarakat

Momentum Idul Adha

AsSAJIDIN.COM — Penjabat Gubernur Sumsel Dr Dr Drs H A Fathoni, M.Si., GRCE melakukan gerakan berkurban serentak Se Sumsel yang dilakukan di 17 kabupaten/kota yang ada di provinsi Sumsel, serta penyerahan hewan qurban berupa sapi kepada yayasan masjid Agung Palembang bersama dengan pegawai pemprov Sumsel yang langsung diterima oleh Ketua Umum Yayasan Masjid Agung Palembang.

Turut hadir didalam kegiatan tersebut dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) yakni Penjabat Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, S.STP., M.Si, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Drs H Edward Candra, M.H, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Provinsi Sumsel Zulkarnain, S.E., M.Si, dan pendamping lainnya, Minggu (16/6/2024).

Penjabat Gubernur Sumsel Dr Drs H A Fatoni, M.Si., GRCE mengatakan, hari ini adalah penyerahan hewan kurban dalam rangka suatu gerakan yakni gerakan serentak yang ada di provinsi Sumsel.

“Jadi hari ini adalah merupakan suatu gerakan berkurban serentak se Sumatera Selatan yang diikuti oleh Pemerintah Provinsi, dan juga dihadiri oleh Bupati dan Walikota se Sumatera Selatan.Penyerahan hewan kurbannya dilaksanakan secara serentak dan bersama-sama, anggarannya berasal dari pemerintah daerah, berasal dari bupati, walikota, gubernur dan juga berasal dari pegawai,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, jadi ini berkurbannya dikoordinasikan, dan penyalurannya dilaksanakan bersama-sama dengan staf. Tadi data yang saya terima itu ada 390 lebih ekor sapi, belum termasuk kambing, dan tadi laporan dari Bupati/Walikota justru dikabupaten/kotanya sepertinya banyak sekali.

Lihat Juga :  Jangan Anggap Remeh Membersihkan Kasur dengan Sapu Lidi Sebelum Tidur

Tadi salah satu kabupaten itu ada 900 masjid, kalau satu masjid saja satu kambing atau satu kambing saja berarti ada 900 ekor sapi atau 900 kambing. Berarti banyak sekali hewan kurban yang besok itu akan dipotong di provinsi Sumsel.

“Kita sedang data, kemudian kita nanti akan koordinasikan biar bisa ketahuan di Provinsi Sumsel itu berapa banyak. Gerakan serentak berkurban ini kita lakukan agar masyarakat bisa mengetahui gerakan yang luar biasa ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Masjid Agung Palembang Ir Kgs H Abdul Rozak, M.Sc dengan didampingi lainnya mengatakan, alhamdulillah sampai sore ini yang sudah terdata ada 11 sapi dan 8 kambing, yang mana untuk sapinya sendiri ada satu ekor yang beratnya 1,1 ton, dan dua ekor sapinya beratnya lebih kurang 990 kilogram, dan yang lainnya beratnya normal. Alhamdulillah, insya Allah agak lebih banyak bisa dibagikan kepada masyarakat yang ada di sekitar Masjid Agung Palembang ini.

“Untuk hewannya sendiri ada dari pemuka-pemuka masyarakat di kota Palembang, dan ada juga dari pejabat negara, yakni Penjabat Gubernur Sumatera Selatan, Kepolisian Daerah, Polrestabes Kota Palembang, dan Penjabat Walikota Palembang,” katanya.

Dilanjutkannya, untuk sapi yang dari Presiden Republik Indonesia (RI) tahun ini kami dapat berita dari pemerintah itu di serahkan ke masjid yang lain, katanya di gilir itu alhamdullilah. Kalau sementara kalau 11 hewan kurban itu bisa untuk 2000 sampai 2500 insya Allah. Dimana kita sudah siapkan kupon, jadi di rukun tetangga sudah disampaikan.

Lihat Juga :  Astaghfirullah, Akun WA Indonesia Dicuri, Dijual Ke luar Negeri, Dipakai Untuk Judi Online

“Nanti malam atau besok pagi paling telat itu dibagikan, setelah di hitung ya diperkirakan sebagian kita tahan, kalau lihat dagingnya ada lebih baru kita lepaskan lagi nanti untuk kedua kalinya.Jadi ini tentu yang pertama yang kita utamakan adalah yang memegang kupon, bawa kupon kesini tidak usah berebut-rebut, kalau ada kupon insya Allah ada dagingnya, jadi tidak perlu berebut-rebut,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, bagi penduduk umum yang hadir disini, nanti kita coba rekap apakah bisa semuanya terpenuhi, ataukah sebagian yang bisa terpenuhi. Pokoknya nanti kita siapkan selain yang kupon itu ada yang untuk umum yang hadir pada saat penyembelihan nanti.

“Insya Allah kita sesuai dengan jumlah ekor sapi, jumlah daging yang kita perkirakan, kupon yang kita sebarkan pun itu akan kita timbang, tidak sembarangan kita lepas.Tapi kita akan perkirakan dahulu sesuai dengan drafnya sapi, dan drafnya kambing yang sudah ada itu nanti, dan insya Allah cukup, kalau kita sudah lepas kuponnya, maka insya Allah akan terlayani semua,” tandasnya. (Yanti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button