Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MOZAIK ISLAM

Istilah-istilah Familier Hanya Ada di Bulan Ramadan yang Perlu Diketahui

ASSAJIDIN.COM  – Saat bulan Ramadan tiba, umat muslim melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan dan salat Tarawih di malam harinya.

Umat muslim selalu menunggu datangnya bulan Ramadan. Sebab, Ramadan merupakan bulan suci yang penuh dengan berkah dan ampunan.

Selain itu, Ramadan memiliki banyak kemuliaan yang diberikan Allah Swt. Di sisi lain, dalam bulan Ramadan juga muncul berbagai istilah familier.

 

Istilah tersebut sering digunakan selama bulan Ramadan berlangsung. Umumnya, istilah yang familier di bulan Ramadan berasal dari bahasa Arab.

Nah, bagi umat muslim, perlu mengetahui dan memahami istilah-istilah tersebut.

Berikut ini daftar istilah yang familier di bulan Ramadan, menarik diketahui, disadur dari Liputan6.

Daftar Istilah yang Familier di Bulan Ramadan

Ramadan Mubarak
Ramadan mubarak kerap kali diucapkan saat menyambut bulan Ramadan. Istilah tersebut berarti Ramadan yang diberkati atau Ramadan bahagia. Ucapan ini merupakan yang paling umum selama bulan Ramadan.

Istilah Ramadan mubarak ini juga tertuang dalam hadis yang berbunyi:

“Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan mubarak (bulan yang diberkahi). Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad)

Ramadan Karim
Ramadan karim juga kerap menghiasi ucapan-ucapan saat Ramadan. Ramadan karim artinya Ramadan yang murah hati atau semoga Ramadan bermurah hati untukmu.

Meski menjadi ucapan yang populer, sejumlah ulama merasa ucapan ini kurang tepat. Hal ini karena kareem yang berarti murah hati, tidak tepat disandingkan dengan Ramadan. Alasannya, bukan Ramadan yang memiliki sifat murah hati, tapi Allah yang menjadikannya demikian.

Lihat Juga :  Drs H Ratu Dewa Terpilih sebagai PJ Walikota, Bakal Dilantik 18 September 2023

Jadi, yang memiliki sifat murah hati adalah Allah, bukan Ramadan. Maka itu, lebih disarankan menggunakan ucapan Ramadan Mubarak yang artinya lebih umum.

Shaum
Shaum merupakan istilah dari bahasa Arab yang memiliki arti berpuasa. Shaum Ramadan merupakan shaum yang wajib dijalankan umat Islam.

Shaum atau puasa bagi orang Islam adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai terbit fajar hingga terbenam matahari.

Sahur
Sahur adalah istilah dalam agama Islam yang artinya aktivitas makan dan minum yang dilakukan umat Islam pada waktu dini hari. Kegiatan sahur dilakukan bagi mereka yang akan menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Imsak
Imsak merupakan waktu di mana umat Islam harus bersiap-siap untuk berhenti makan sahur. Waktu imsak biasanya berjarak 10 menit sebelum azan subuh. Ketika waktu imsak, dianjurkan untuk menyelesaikan makan dan mempersiapkan diri untuk berpuasa.

Ngabuburit
Istilah ngabuburit saat bulan Ramadan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Istilah ngabuburit ini diketahui berasal dari bahasa Sunda, yakni burit atau sore hari menjelang magrib.

Ngabuburit biasanya dilakukan dengan kegiatan berjalan-jalan, mencari takjil, mengaji, melakukan kegiatan-kegiatan sosial, mendengarkan tausiah, dan lain sebagainya.

 

Iftar
Iftar adalah istilah Arab yang berarti buka puasa. Iftar merupakan makan malam yang dilakukan umat Islam untuk mengakhiri puasa Ramadannya.

Iftar juga mengacu pada perjamuan saat muslim berbuka puasa selama bulan Ramadan. Iftar biasa dilakukan oleh sekelompok orang atau komunitas yang berbuka puasa bersama.

Takjil
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), takjil berati mempercepat dalam berbuka puasa. Takjil berasal dari bahasa Arab, ‘ajjala-yu’ajjilu’, yang artinya menyegerakan.

Lihat Juga :  Kisah Detik-detik Umar bin Khattab Wafat, Inilah Permintaan Terakhirnya

Jadi, arti takjil adalah menyegerakan diri untuk membatalkan puasa saat waktunya tiba yang merupakan sunah berpuasa.

Di Indonesia, takjil juga berarti makanan untuk membatalkan puasa. Takjil biasanya berupa makanan manis atau makanan ringan untuk membatalkan puasa.

Salat Tarawih

adalah ibadah yang disunahkan saat bulan Ramadan. Ibadah ini dilakukan setelah menjalankan salat Isya di tiap malam bulan Ramadan.

Salat Tarawih termasuk qiyamul lail atau salat malam. Meski begitu salat Tarawih hanya dilakukan pada bulan Ramadan. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa melakukan qiyam Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”

 

Witir
Setiap salat Tarawih akan ditutup dengan salat Witir. Salat Witir bertujuan mengganjilkan salat sunah yang dikerjakan. Salat Witir merupakan satu di antara salat sunah muakkad, artinya yaitu sangat dianjurkan.

Disebut salat Witir karena jumlah rakaatnya ganjil. Jika telah selesai menjalankan salat Tarawih dan tidak bermaksud mengerjakan salat sunah lainnya, disarankan untuk menutupnya dengan salat Witir.

Tadarus
Tadarus berasal dari kata darosa – yadrusu, yang artinya mempelajari, meneliti, menelaah, mengkaji, dan mengambil pelajaran. Tadarus bisa berarti mengaji atau membaca Al-Qur’an.

Aktivitas ini dalam agama Islam termasuk ibadah dan orang yang melakukannya akan mendapatkan ganjaran dari Allah.

Nuzulul Qur’an
Nuzulul Qur’an secara harfiah berarti turunnya Al-Qur’an. Hal ini merupakan peristiwa turunnya Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad saw. biasanya diperingati pada hari ke-17 Ramadan.

Nuzulul Qur’an merupakan hari di mana wahyu pertama Al-Qur’an diturunkan. Biasanya Nuzulul Quran diperingati dengan tadarus dan memperbanyak ibadah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button