Maling tidak Takut Mencuri di “Rumah Allah”, Handphone dan Tas Jemaah Masjid Al-Ridhwan Raib Digondol Maling
AsSAJIDIN.COM — Jemaah Masjid Al-Ridhwan harus kehilangan tas dan satu buah HP beserta charger karena dicuri oleh oleh orang tak dikenal.
Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (29/6/2023) di salah satu masjid yang berada di Jalan Kolonel H Burlian, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.
Nenurut penuturan ketua Masjid Hj Syakroni (60) pada saat ditemui mengatakan kejadian tersebut terjadi saat korban usai menjalankan ibadah Shalat Ashar dan korban sedang istriahat di dalam masjid tersebut.
“Jadi korbannya itu masih warga sini, dan kalau dari keterangan dia itu waktunya habis dia shalat Ashar,” katanya.
Saat itu korban sedang tertidur dengan meninggalkan handphone yang tercharger dan tas yang berada di atas kepalanya.
“Setelah itu dia tertidur, dan handphonenya di cas terus tasnya itu di atas kepalanya. Sedangkan dia itu tidur,” bebernya.
Lantaran kondisi sepi, datanglah orang tak dikenal yang masuk melalui pintu depan dan memanfaat kan moment kondisi masjid yang sepi.
Kendati masjid sebagai “rumah Allah” dan terdapat banyak titik CCTV yang terpasang di dalam masjid, ternyata hal tersebut tidak membuat hati ciut dan terus melakukan aksinya mencuri.
“Orang itu langsung ngambil handphone yang lagi di cas dan juga tasnya. Kalau untuk tafsiran total kerugian itu kurang tau juga ya saya, soalnya dia juga belum lapor sama pihak kepolisian,” katanya.
Tak hanya itu saja, pada saat beraksi pelaku juga sempat terlihat ke kamera pengawas. Dengan mengenakan pakaian serba hitam dan topi hitam, pria tersebut melancarkan aksinya.
“Disini itu sudah beberapa kali terjadi hal seperti itu, masuk ke daerah rawan juga sih di sini. Terakhir itu dulu kurang lebih satu tahun lewat ada juga barang-barang di sini dicuri termasuk juga cctv yang ada di luar itu. Di cabut, jadi tinggal kabelnya saja,” katanya.
Sebagai pengurus masjid, Syakroni berharap agar masyarakat yang datang ke masjid untuk shalat dan juga beristirahat harus menjaga barang bawaannya masing-masing, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Masjid yang terletak dipinggir jalan ini, terlihat sangat besar, sehingga membuat siapa saja bisa masuk ke masjid.
Hanya saja, lahan parkir yang ada di masjid ini hanya berukuran kecil, sedangkan jika dari pintu belakang, warga yang membawa kendaraan memarkirkan kendaraannya hanya di pinggiran jalan karena kurangnya lahan parkir. (Yola)
