Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

PENDIDIKAN

Alumni dan Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Diharapkan Berakhlakul Karimah

AsSAJIDIN.COM — Setelah selesai menimba ilmu, para alumni di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai keislaman di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Achmad Syarifuddin, MA, saat yudisium ke 39 di Hotel Harper Palembang, Kamis (23/6/2022).

Syarifuddin mengatakan, para alumni mesti menerapkan nilai-nilai keislaman yang sudah didapatkan saat ini. Karena para alumni Dakwah dan Komunikasi memiliki ciri khas yakni Akhlaqul Karimah.

“Berakhlaklah yang baik. Jangan pernah merendahkan orang lain karena setiap orang punya keistimewaan masing-masing,” katanya.

Lihat Juga :  4.477 Guru Honorer Diusulkan Jadi PPPK

Alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi dituntut harus bisa menjadi yang terbaik dalam berbagai bidang keilmuan. “Terutama bidang ilmu agama dan dakwah. Ini menjadi ciri utama alumni kita dan harus mereka miliki,” katanya.

Tak hanya itu, Achmad Syarifuddin menjelaskan, kemampuan tersebut manjadi bekal utama bagi alumni dalam bersaing di dunia kerja saat ini. “Sekarang eranya digital, alumni kita harus bisa berinovasi dan mandiri agar bisa menjadi pemenang dalam persaingan,” katanya.

Ketua Alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi Hasandri Agustiawan mengatakan, saat ini ada 3000 alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi sejak tahun 2001.

Lihat Juga :  Kenalkan Teknologi Desalinasi Berbasis Bahan Alami, UPGRIP Kunjungi SMA di Banyuasin

Dari jumlah itu banyak profesi yang dilakukan. Ada 10 alumni sudah mengenyam pendidikan S3 atau doktor, ada yang menyelesaikan S2 sebanyak 350 alumni. “Ini membuktikan bahwa kiprah Fakultas Dakwah bukan abal-abal,” katanya.

Hasandri mengatakan, Kunci Inggris sudah jadi moto alumni Dakwah dan Komunikasi. Ibaratnya benih padi yang ditabur dimana pun tumbuh baik di sawah, ataupun tanah kering.

“Ketika tumbuh kami seperti buah padi yang semakin berisi semakin merunduk,” katanya. (pitria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button