Ketua JPRMI Sumsel : Empat Poin Strategis, Jadi Target JPRMI Sumsel Kedepan
Delapan Kabupaten/Kota Sudah Dibentuk, JPRMI Sumsel Makin Optimis Untuk Berkembang

AsSajidin.com,Palembang— Hadirnya, Ketua Umum Pusat Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid (JPRMI) periode 2022-2026 Khadrian Adrima di Gedung Daarul Jannah Komplek SDIT Al Furqon Palembang, Sabtu (28/5/2022) disambut antusias puluhan Anggota dan pengurus JPRMI se Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam sambutannya Khadrian mengatakan, hasil Muktamar III JPRMI yang telah menentukan dirinya sebagai ketua umum adalah bagian dari takdir Allah yang tidak bisa dihindari.
“Innalillahi wa inna ilaihirojiun, ini amanah yang sangat berat, sebab saya bukan yang terkuat, bukan paling sholih, tapi ini adalah bagian dari qadarullah, dan bagaimanapun saya seorang prajurit, apa yang jadi keputusan muktamar itulah yang akan kita jalankan,” katanya seraya mengajak semangat yang sama untuk membawa organisasi kepemudaaan Islam ini dapat membawa perubahan bagi masyarakat Indonesia yang lebih religius, berdasarkan Al Quran dan Hadist.
“ Alhamdulillah, kita dikumpulkan bersama tentu dengan visi dan misi yang sama dengan (JPRMI) Wilayah Sumsel.Oleh karena itu, secara resmi Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ini kita laksanakan dengan mengharap ridho Allah SWT,”katanya.
Sementara itu, Ketua Umum JPRMI Sumsel, Ustadz Rediansyah, SE menyebut, pihaknya telah mengagendakan 4 poin dasar dari apa yang akan dilakukan JPRMI Sumsel kedepan.Adapun ke 4 hal tersebut meliputi: Pemberdayaan UMKM, Sekolah Berkarakter Mulia, Leadership Camp dan yang terakhir adalah Taruna Masjid.
” JPRMI adalah wadah terbentuknya remaja masjid yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi peradaban Islam di tanah air.Termasuk,diantaranya adalah membentuk kader-kader Masjid yang siap bersaing, baik sosial, ekonomi, politik dan budaya,” ujarnya.
Bahkan kata Ustadz Redi, saat ini JPRMI sudah terbentuk di delapan Kabupaten/Kota se Sumsel. Itu artinya, semangat remaja Masjid di pelosok Bumi Sriwijaya ini patut untuk diapresiasi.
” Insya Allah kedepan, kita akan bentuk dan melantik kembali JPRMI Kabupaten/Kota yang lain.Kami optimis, JPRMI ini kedepan mampu menjadi jawaban semua tantangan dari persoalan kaum remaja saat ini, ” ungkapnya.
Lebih lanjut Ustadz Redi menyampaikan bahwa, mayoritas remaja saat ini banyak yang tidak peka terhadap hal-hal yang baik. Oleh sebab itu, melalui JPRMI ini kami ingin membina jiwa-jiwa para remaja tersebut agar tidak larut dalam hal-hal yang merugikan. Seperti misalnya, pergaulan bebas, narkoba bahkan tak perduli terhadap sekitarnya karena asyik bermain game sehingga lupa akan tanggung jawab, kewajiban. Baik untuk dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungannya.
Disinggung mengenai kesiapan material dari organisasi ini, Ustadz Redi menyebut bahwa persoalan dana bukan menjadi hal utama tujuan organisasi ini.
” Sejauh ini kami masih memberdayakan kemampuan yang ada. Jadi, para anggota yang memiliki kelebihan rezeki saling suport untuk yang lain dalam usaha meningkatkan produksi UMKM, “katanya seraya menyebut jika produksi UMKM JPRMI dalam waktu dekat akan di produksi secara massal setelah mendapat izin dagang dari pemerintah.
Kendati demikian kata Ustadz Redi, pihaknya telah melayangkan proposal kerjasama dengan semua stakeholder.Baik pemerintah, instansi BUMN, dan BUMD.
“Insya Allah semuanya berjalan dengan baik sesuai dengan harapan. Semoga Allah meridhoi,” tutupnya.
