SYARIAH

Tanpa Itikaf di Masjid, Begini Cara Meraih Malam Lailatul Qodar

AsSAJIDIN.COM  — Bagaimana meraih malam Lailatul Qadar, jika itikaf tidak bisa dilakukan di masjid?

Pertanyaan ini timbul, lantaran karena sedang terjadi pandemi covid-19, umat Islam di sejumlah negara, termasuk Indonesia, diimbau untuk tidak melakukan itikaf di masjid, terutama di 10 hari terakhir Ramadhan. Padahal, melakukan itikaf di masjid diyakini sebagian umat Islam waktu dan tempat yang tepat untuk meraih malam lailatul qadar.

Dalam sebuah video ceramah yang diunggah di laman Rumah Fiqih Indonesia beberapa waktu lalu, Ustaz Firman Arifani menjelaskan tentang meraih lailatul qadar saat dilarang itikaf di masjid.

Sudah bisa dipastikan bahwa di tengah kondisi pandemi seperti ini, sulit rasanya untuk menggelar itikaf di masjid. Terutama, Muslim yang tinggal di zona merah dan ada penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab, kegiatan itikaf memungkinkan aktivitas publik dan perkumpulan jamaah, yang saat wabah ini harus dihindari.

Lihat Juga :  One Day One Ayat: QS Fathir Ayat 28: Makna dan Arti Ulama yang Takut kepada Allah

Bagaimana cara meraih lailatul qadar tanpa beritikaf?

Ustaz Firman mengatakan, malam lailatul qadar bisa diraih dengan berbagai macam cara dan tidak harus dengan itikaf. Ia memaparkan amalan-amalan yang bisa membuat Muslim meraih keutamaan dari malam lailatul qadar, di antaranya dengan sholat malam, dzikir, tafakkur, membaca Alquran, berkumpul bersama keluarga di rumah saja, tahajud bersama keluarga dan amal shalih lainnya.

“Itu bisa menjadikan kita di antara orang-orang yang mendapatkan malam lailatul qadar, dan ini adalah malam yang istimewa di bulan Ramadhan,” katanya.

Ustaz Firman kemudian menyebutkan amalan yang sederhana yang bisa dilakukan dengan mudah untuk bisa meraih malam lailatul qadar. Amalan tersebut seperti disebutkan dalam kitab Ma’arif.

“Dalam kitab itu berbunyi, “Barang siapa yang sholat Isya di sepanjang akhir Ramadhan (10 hari terakhir) dengan berjamaah, maka dipastikan ia bisa mendapat malam lailatul qadar. Ini salah satu amalan paling mudah untuk mendapat lailatul qadar, tidak perlu beritikaf,” kata Ustaz Firman.

Lihat Juga :  Gemar Asuh 'Spirit Doll' Hati-Hati Syirik, Begini Menurut Pandangan Islam

Dengan demikian, Ustaz mengatakan bahwa malam lailatul qadar dapat diraih sekalipun berdiam saja di rumah atau di mushola rumah. Walaupun tidak mendapat pahala itikaf, menurutnya, namun Insya Allah esensinya bisa didapatkan.

Ustaz Firman lantas mengingatkan umat agar tidak memaksakan diri untuk menjalankan itikaf di masjid di tengah situasi wabah seperti ini. Hal demikian sebagaimana ditekankan dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 195, yang berbunyi:

وَأَنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلْقُوا۟ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوٓا۟ ۛ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

“Jangan memaksakan diri melakukan sesuatu yang sunnah (i’tikaf), yang justru malah menghilangkan sesuatu yang wajib, yaitu menjaga keselamatan,” kata Ustaz Firman.(*/sumber: republika)

Back to top button