Mafia Migor Sudah Terungkap, Harga Masih Belum Turun

ASSAJIDIN.COM — Penangkapan Mafia minyak.goreng (Migor) yang belum lama ini terjadi belum memberikan efek. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ahmad Rizali saat diwawancarai, Jum’at (22/04/2022).
Rizali mengatakan, penangkapan mafia Migor oleh Kejaksaan Agung itu belum memberikan efek terhadap kondisi saat ini. “Belum ada efeknya, masih berproses mungkin ya. Tidak bisa langsung ada perubahan begitu saja,” katanya
Lanjutnya, harga Migor itu akan sulit terpengaruh karena harga CPO memang tinggi. “Iya karena itu, sekarang mau nyari bahan untuk migor murah dimana. Tidak semudah itu juga diturunkan harganya, khususnya untuk kemasan,” ujar Rizali
Rizali mengungkapkan, saat ini pun tak ada kelangkaan migor, khususnya kemasan. “Kecuali migor curah, memang terhambat distribusinya karena mobil tangki yang tidak banyak dimiliki produsen,” ungkapnya
Dijelaskannya, banyak masyarakat yang beralih ke migor curah karena harganya jauh dari kemasan yang mencapai Rp22 ribu lebih. Meski HET-nya Rp14 ribu, masyarakat masih menganggap beli migor curah dengan harga Rp16 ribu sangat terjangkau. “Mudah-mudahan pembeliannya bisa merata, karena distribusinya memang sedikit terkendala,” jelas Rizali
Rizali menambahkan, Saat ini, berbagai merek juga bermunculan. Hal itu katanya, menjadi urusan Satgas Pangan. “Di Banten banyak merek-merek baru, di kita juga ada tapi saya tak sampai disitu, karena jadi kewenangan Satgas Pangan Dirkrimsus Polda. Kita juga tak turun secara langsung mengawasi,” katanya (MN)
