Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Kapal Roro DC 150 GT KMP Puteri Leanpuri Resmi Berlayar Layani Rute Sri Meranti-Karang Baru

AsSAJIDIN.COM –Aliran sungai di Sumatera Selatan cukup banyak, salah satu yang jadi moda transportasi andalan adalah kapal. Konektivitas antar daerah juga kian ditingkatkan. Kementerian Perhubungan ikut membantu dalam mengkoneksikan antar daerah melalui jalur sungai ini. Bantuan Kapal Roro DC 150 GT KMP Puteri Leanpuri diberikan untuk koneksi antar wilayah di Sri Menanti-Karang Baru di Banyuasin.

Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Junaidi mengatakan, sembari menunggu realisasi pelabuhan di Sri Menanti yang belum selesai dikerjakan 100 persen kapal itu akan dioperasional di tempat lain. “Kapal ini untuk rute Sri Menanti-Karang Baru, sebagai peningkatan konektivitas antar sungai di Sumsel. Sekaligus untuk peningkatan pertmbuhan ekonomi masyarakat. Kapal akan dioperasionalkan Oktober nanti ketika pelabuhan di Sri Menanti selesai. Untuk Karang Baru sudah ada pelabuhannya,” katanya, Rabu (23/02/2022).

Saat ini, pihaknya masih akan melakukan pengujian pelayaran sebulan untuk mendapatkan performance sebelum dioperasikan. Pengambilan nama Leanpuri pada kapal itu karena perpaduan nama daerah di Sumsel dan Lampung, dalam rnagka mempersatukan suku, ras dan agama. “Yang mana makna nama itu adalah Lematang, Ogan, Way Umpu da Komering,” ujar Junaidi

Lihat Juga :  Usut Pembakaran Bendera Tauhid, Polisi Gandeng Pakar Hukum Islam

Junaidi menjelaskan, kapal itu menggunakan dana APBN dalam tiga tahun anggaran, yakni 2020, 2021 dan 2022. Nilainya mencapai Rp24 miliar. Kapal ini memiliki kapasitas 10 unit kendaraan pribadi, sedangkan truk bisa megakomodir 6 unit. Kapasitas penumpang yang bisa diangkut sebanyak 120 orang. Pihaknya berharap, untuk menmabah konektivitas jalur sungai di Sumsel ini pemda juga bisa melakukan penganggaran untuk pembelian kapal sendiri. “Kita berharap, skema pendanana bisa juga dilakukan Pemda agar kian mengkoneksikan jalur sungai di Sumsel. Baik itu untuk pelabuhan ataupun kapalnya. Untuk sementara dari Kemenhub belum ada lagi pengalokasian kapal,” jelasnya

Asisten II Pemprov Sumsel, Ekowati Retnaningsih mengatakan, di Provinsi Sumsel cukup banyak aliran sungai sehingga diperlukan peningkatan konektivitas antar daerah. Salah satunya dengan kapal penyeberangan. “Kami ucapkan terima kasih untuk bantuan kapal ini,” katanya

Dijelaskannya, kapal ini akan sangat membantu perekonomian di Sumsel. Sumber daya alam yang dihasilkan dari adanya rute kapal ini juga bisa terbantu pemasarannya. “Suplai dan demand hasil produksi masyarakat juga bisa langsung di lempar ke pasar,” jelas Ekowati

Lihat Juga :  Sedih, 64 Korban Lion Air JT610 tak Teridentifikasi, Operasi DVI Ditutup

Ekowati mengungkapkan, pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang diidam-idamkan puluhan tahun juga bisa segera terwujud. Adanya pelabuhan itu akn menngkatkan angka ekspor Sumsel. “Saat ini ekspor dari pelabuhan luar Sumsel, nanti akan melalui Tanjung Carat. Apalagi, kuartal IV lalu salah satu pendorong pertumbuhan ekonomis Sumsel dari ekspor,” ungkapnya

Sementara itu, Direktur PT Mariana Bahagia, Yonhlee W Sutjipto mengatakan, kapal Roro DC 150 GT KMP Puteri Leanpuri ini merupakan produksi ke-79 PT Mariana Bahagia. Kapal yang diproduksi ini merupakan bentuk kepercayaan Kementerian Perhubungan terhadap PT-nya. “Kapal yang kita bangun sesuai standar kualitas yang ada, baik standar secara nasional maupun internasional,” katanya

Lanjutnya, Selain kapal yang diproduksi untuk pasr lokal, pihaknya juga telah melakukan ekspor ke berbagai negara. “PT Mariana Bahagia sudah mengekspor lima kapal keluar negeri. Kapal yang kita produksi sudah memenuhi standar kualitas nasional maupun internasional,” ujar Yonhlee (MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button