PUBMTR Provinsi Sumsel Ungkapkan Prioritas Pembangunan Jalan Tahun 2024 Di OKU Timur
ASSAJIDIN.COM — Kepala Dinas PU BM TR Provinsi Sumsel Muhammad Affandi, S.T., M.Sc mengatakan program prioritas tahun 2024 yang akan dilakukan adalah kontruksi, rekontruksi dan pembangunan jalan di OKU Timur.
Hal tersebut diungkapkan Muhammad Affandi saat diwawancarai di Kantor Gubernur, Rabu (3/1/2024).
Affandi mengatakan, untuk tahun 2024 seperti biasa, yakni pelaksanaan program penyelenggaraan jalan. Untuk program itu ada konstruksi, rekontruksi, pembangunan di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
“Penyelesaian jalan di daerah Cempaka sampai ke Tanah Abang, pemeliharaan perkara, kemudian ada rehab, dan ada beberapa pembangunan jalan serta penggantian jembatan,” ujarnya.
Kemudian, sambung Affandi, terkait dengan taman yang dikunjungi oleh Penjabat Gubernur Sumsel di beberapa tempat, di mana tugas dari kita sedikit terlibat di dalamnya, itu dominan ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) provinsi Sumsel.
“Untuk trotoar mungkin pembenahan saja, kalau untuk anggaran sendiri mudah-mudahan kita berharap tidak akan ada recofusing.
Kalau terjadi recofusing di tahun 2024 maka akan dilakukan optimalisasi, dan pasti ada pengaruhnya jika memang terjadi recofusing,” ungkapnya.
Menurutnya, pengaruh pasti ada, namun pihaknya lakukan optimalisasi. Artinya dengan anggaran yang ada maka akan dimaksimalkan.
Terkait dengan anggaran ada yang ideal dan ada yang sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Kalau idealnya sendiri tanyakan kepada program, masih banyak yang dibutuhkan.
“Kalau soal anggaran pasti sangat besar, tapi itu terlalu subjektif, dan pasti ada pengaruhnya jika memang terjadi recofusing anggaran,” katanya.
Tentatif
Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Manusia (PSDA) provinsi Sumsel Ir H Herwan, M.M mengatakan, untuk program di tahun 2024 ini dari dinas PSDA memiliki kewenangan untuk melaksanakan perbaikan infrastruktur irigasi itu yang pasti dan menjadi kewenangannya.
Selanjutnya juga untuk kegiatan-kegiatan yang juga kegiatan induk seperti kita menanggulangi banjir dengan cara normalisasi.
“Misalnya mengatasi longsor misalkan, kita buat kan misalkan program kegiatan pembuatan tebing, dan lain-lain,” ucapnya.
Dia menuturkan, untuk daerah kabupaten/kota yang menjadi semua kewenangan, menjadi kewenangan provinsi, itu yang menjadi prioritasnya, mengingat anggaran yang terbatas.
Terkait dengan anggaran di tahun 2024 ini masih dalam pembahasan, jadi masih tentatif, dan perkiraan masih seperti tahun kemarin.
“Untuk kisaran besarannya sendiri itu berada di bagian keuangan, tapi yang jelas kita mengerjakan yang menjadi kewenangan dari provinsi,” tandasnya.
Reporter : Yanti
