Kenapa Terjadi Kekerasan Seksual Cat Calling ? Ini Penyebabnya
AsSAJIDIN.COM — Kasus Kekerasan Seksual kerap terjadi di lingkungan masyarakat. Hal tersebut bisa saja terjadi karena faktor individu pelaku itu sendiri.
Banyak bentuk kekerasan seksual yang terjadi salah satunya Cat Calling. Cat Calling merupakan ucapan yang bernuansa seksual bisa berupa komentar, siulan, pujian yang membuat korban merasa dilecehkan (terganggu). Korban cat calling merasa tidak nyaman dengan apa yang dilakukan oleh pelaku.
Cat calling juga merupakan pelecehan seksual yang dilakukan di ruang publik biasanya dilakukan di fasilitas umum seperti didalam bis kota atau dijalanan.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan pelaku melakukan kekerasan seksual catt calling yaitu
1. Sistem Budaya Patriarki
Laki-laki selalu menganggap dirinya hebat atau lebih berkuasa. “ia merasa superior yang mempunyai tingkatan lebih tinggi dari perempuan. Laki-laki akan merasa hebat dan puas jika pelaku dapat ‘menjahili’ perempuan,”kata Dewan Pengurus WCC Kota Palembang, Yeni Roslaini Izi, Saat di Hubungi AssajidinGroup, Selasa (8/2/2022).
Sebagai informasi, Patriarki berasal dari kata patriarkat yang berarti struktur yang menempatkan peran laki-laki sebagai penguasa tunggal, sentral, dan segala-galanya.
2. Keterbatasan Pengetahuan
Ketidaktauan dan minim edukasi bahwa cat calling merupakan salah satu kekerasan seksual menjadi salah satu faktor. Pelaku hanya tau bahwa yang ia lakukan merupakan candaan semata. Tentu pentingnya edukasi agar masyarakat tau mana hal baik dan buruk yang dilakukan.
3. Relasi Kuasa Yang Tidak Seimbang
Biasanya Pelaku berkelompok merasa memiliki Kekuasaan atau berkelompok yang membuat ia dapat melakukan hal itu. Tidak hanya pelaku,bahkan teman-teman kelompoknya pun berkontribusi dalam tindakan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan perasaan si korban, sehingga pelaku dengan mudahnya melakukan pelecehan karena mendapat dukungan dari kelompoknya.(*/tri jumartini)
