Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

SYARIAH

Demi Malam, Pentingnya Menjaga Takwa, Surat Al-Lail, Bacaan Arab, Latin dan Terjemahannya

AsSAJIDIN.COM — Surah Al-Lail (bahasa Arab:الّيل, al-Layl, “Malam”) adalah surah ke-92 dalam al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 21 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah Surah Al-A’la. Surat ini dinamai Al Lail (malam), diambil dari perkataan Al Lail yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Quran Surat al-Lail

وَٱلَّيْلِ إِذَا يَغْشَىٰ

wal-laili iżā yagsyā

1. Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

وَٱلنَّهَارِ إِذَا تَجَلَّىٰ

wan-nahāri iżā tajallā

2. dan siang apabila terang benderang,

وَمَا خَلَقَ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰٓ

wa mā khalaqaż-żakara wal-unṡā

3. dan penciptaan laki-laki dan perempuan,

إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ inna sa’yakum lasyattā

4. sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَٱتَّقَىٰ

fa ammā man a’ṭā wattaqā

5. Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,

وَصَدَّقَ بِٱلْحُسْنَىٰ

wa ṣaddaqa bil-ḥusnā

6. dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga),

Lihat Juga :  Termasuk Syirik, Memakai Benda Sebagai Pengusir atau Penangkal Marabahaya

فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْيُسْرَىٰ

fa sanuyassiruhụ lil-yusrā

7. maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.

وَأَمَّا مَنۢ بَخِلَ وَٱسْتَغْنَىٰ

wa ammā mam bakhila wastagnā

8. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup,

وَكَذَّبَ بِٱلْحُسْنَىٰ

wa każżaba bil-ḥusnā

9. serta mendustakan pahala terbaik,

فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْعُسْرَىٰ

fa sanuyassiruhụ lil-‘usrā

10. maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.

وَمَا يُغْنِى عَنْهُ مَالُهُۥٓ إِذَا تَرَدَّىٰٓ

wa mā yugnī ‘an-hu māluhū iżā taraddā

11. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.

إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَىٰ inna ‘alainā lal-hudā

12. Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk,

وَإِنَّ لَنَا لَلْءَاخِرَةَ وَٱلْأُولَىٰ

wa inna lanā lal-ākhirata wal-ụlā

13. dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia.

فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ

fa anżartukum nāran talaẓẓā

14. Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.

Lihat Juga :  Inti Sari Ajaran Islam Terdapat pada Syahadat

لَا يَصْلَىٰهَآ إِلَّا ٱلْأَشْقَى

lā yaṣlāhā illal-asyqā

15. Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,

ٱلَّذِى كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ

allażī każżaba wa tawallā

16. yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).

وَسَيُجَنَّبُهَا ٱلْأَتْقَى

wa sayujannabuhal-atqā

17. Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,

ٱلَّذِى يُؤْتِى مَالَهُۥ يَتَزَكَّىٰ

allażī yu`tī mālahụ yatazakkā

18. yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,

وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُۥ مِن نِّعْمَةٍ تُجْزَىٰٓ

wa mā li`aḥadin ‘indahụ min ni’matin tujzā

19. padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,

إِلَّا ٱبْتِغَآءَ وَجْهِ رَبِّهِ ٱلْأَعْلَىٰ

illabtigā`a waj-hi rabbihil-a’lā

20. tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang Maha Tinggi.

وَلَسَوْفَ يَرْضَىٰ wa lasaufa yarḍā

21. Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan. (*)

 

Back to top button