Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Astaghfirullah… 5,6 Persen Penduduk Sumsel atau 359 Ribu Jiwa Terkontaminasi Narkoba

Berantas Narkoba, Pemprov Serahkan 11 Kendaraan Operasional

 

AsSAJIDIN.COM —  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan bantuan 11 kendaraan untuk Pemberantasan Narkotika di Provinsi Sumsel. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat memberikan keterangan seusai Rapat Tim Terpadu Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika yang digelar di Graha Bina Praja, Selasa (26/10/2021)

Deru mengatakan, upaya pencegahan peredaran narkoba merupakan tanggung jawab semua pihak yang dapat dilakukan dengan cara refrensif dan prefentif. “Termasuk juga dibutuhkan peran dari para tokoh agama dilibatkan dalam upaya pencegahan narkoba,” katanya

Lanjutnya, maka dari itu, untuk mendukung upaya tersebut pihaknya memberikan bantuan operasional untuk upaya pemberantasan narkoba di Sumsel berupa 10 Motor Dan 1 Unit Mobil. “Dengan dilaksakan kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi dan rekomendasi untuk mengantisipasi ataupun memberantas peredaran narkoba, syukur-syukur dapat kita reduksi,” ujar Deru

Lihat Juga :  Ratusan Buruh Gelar Aksi Demo Protes Kebijakan UMP 2021 tak Naik, ini Kata Gubernur Sumsel Herman Deru

Deru menjelaskannya, dirinya berharap agar seluruh pihak untuk tidak berhenti mencegah narkotika karena dampaknya sangat merugikan baik untuk diri sendiri maupun keluraga serta lingkungan. “Dampaknya sangat merugikan, bagi yang berstatus sosial tinggi bisa turun, sedangkan bagi yang berstatus sosial rendah bisa menimbulkan kejahatan,” jelasnya

Saat ditanya mengenai Provinsi Sumsel yang berada si Posisi 2 Penyalahgunaan Narkoba se Indonesi. Diungkapkannya, Pemberantasan narkoba harus dengan cara persuasif serta diiringi dengan nilai nilai agama jika dengan cara hukum tidak menimbulkan efek jera. “Kedua dengan pola maksimal hukuman, Tiga rehabilitasi sampai dengan yang bersangkutan tidak berminat lagi dengan narkoba saat ia keluar,” ungkap Deru

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumsel, Brigjen Pol Djoko Prihadi SH MH mengatakan, dirinya mengajak untuk bersama-sama dalam memerangi narkoba. “Mari kita bersama-sama untuk memerangi narkotika karena dampaknya sangat merugikan diri kita sendiri, keluarga dan lingkungan kita. Jadi mari kita buat komitmen untuk memerangi Narkotika mulai dari, pencegahan, penguatan dan pemberantasan peredaran Narkoba baik dari Ulu hingga ke Ilir,” katanya

Lihat Juga :  War on Drugs, Pemberantasan Narkoba Tugas Kita Semua

Lanjutnya, duduknya Provinsi Sumsel di peringkat kedua penyalahgunaan Narkoba artinya ada Ton nan, Narkoba yang beredar di Provinsi Sumsel. “Ada 5,6 persen masyarakat yang terlibat penyalahgunaan narkoba, artinya, dari jumlah 8 Juta lebih penduduk Sumsel ada 359 ribu jiwa lebih yang terkontaminasi Narkoba. Jika satu minggu satu orang menggunakan 10 gram narkoba, dalam satu tahun di kalikan Jumlah yang terlibat bisa sampai ber Ton ton narkoba yang masuk di Sumsel,” ujar Djoko (MN)

Back to top button