Uncategorized

Insya Allah Stok Pangan Terjaga Selama Ramadhan

AsSAJIDIN.COM — Pemerintah Provinsi (Pempro) Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan bahwa stok pangan selama Bulan Suci Ramadhan tetap terjaga. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat diwawancarai seusai meninjau harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional yang ada di Kota Palembang salah satunya Pasar Palimo, Senin (12/04/2021)

Deru mengatakan, pada hari ini pihaknya melakukan peninjauan harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional yang ada di Kota Palembang Provinsi Sumsel. “Ya, kita melakukan peninjauan harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional seperti Pasar Palimo dan Pasar Lemabang,” katanya

Dalam peninjauan tersebut, pihaknya mendapatkan adanya kenaikan terhadap harga bahan kebutuhan pokok karena adanya lonjakan permintaan sehingga stoknya terbatas. “Memang ada beberapa komoditi kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Palimo dan Pasar Lemabang mengalami kenaikan harga rata-rata 5-7 persen dan ini tidak terlalu signifikan seperti daging ayam, daging sapi, telur ayam dan telur bebek,” ujar Deru

Lihat Juga :  Tanda-tanda Diterimanya Amal

Deru menjelaskan, daging ayam jenis ayam potong merah naik sebesar Rp5 Ribu dari Rp 35 menjadi Rp40 Ribu. Daging sapi naik Rp10 Ribu dari Rp130 menjadi Rp140, telur ayam dan bebek dari Rp20 Ribu menjadi Rp23 Ribu. “Kita maklumi karena adanya lonjakan permintaan sehingga stok nya terbatas. Untuk urusan harga sudah klasik setiap mau puasa dan lebaran ada kenaikan. tapi wajar tapi gak sampai 5 persen,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, untuk sayuran, beras, cabai dan jagung tidak ada kenaikan atau bahkan cenderung turun. “Tergantung jenis ada sebagian yang turun. Beras premium stabil dengan harga Rp11 Ribu – Rp10 Ribu, gak jauh dari HPP. Tapi untuk yang umum seperti tetelan, lemak sapi masih standar. Namun yang pasti bahwa stok bahan pangan pokok terjaga selama bulan puasa nanti,” ungkap Deru

Lihat Juga :  Wajah Baru Anak Sungai Musi Bertautkan Jembatan Cantik Warna-warni

Deru menambahkan, pihaknya menjamin akan menekankan pada tindakan preventif yang ketat, mengantisipasi lonjakan harga yang ekstrem dipasar supaya tidak terjadi kepanikan bagi masyarakat selama menjalankan ibadah. “Jadi kita jangan termakan isu, makanya saya dengan Forkopimda datang untuk menjelaskan sampai terjadi panic buying. Kalau terjadi fluktuasi harga karena ada pemain yang mau curang, siram dengan operasi pasar,” katanya (*/MN)

Back to top button