Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

PENDIDIKAN

Berharap Berkah dengan Berbagi di Tengah Pandemi Dibulan Suci Ramadhan

ASSAJIDIN.COM –Meski ditengah Pandemi Covid-19, kebiasaan berbagi yang dilakukan oleh SMA Negeri 20 Palembang terus dilakukan di Bulan Suci Ramadan. Selain diharapkan menjadi teladan, semangat berbagi dalam kondisi apapun ini mampu menuai keberkahan.

Kepala SMA Negeri 20 Palembang Hj Binti Koniaturrohmah MPd mengatakan bahwa momen Ramadan menjadi momen untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Apalagi momen Ramadan ini masih dalam situasi Pandemi yang banyak orang terdampak secara langsung.

“Tidak banyak yang dibagikan, hanya puluhan paket yang kami berikan di sekitar lingkungan sekolah,” ujarnya, Kamis (22/4/2021).

Binti menambahkan bahwa masyarakat yang dibagikan paket sembako adalah mereka dari kalangan prasejahtera yang benar-benar membutuhkan. Dan ternyata setelah membagikan langsung ke lapangan banyak ditemui dengan kondisi perekonomian yang sulit.

Lihat Juga :  Jelajah Mobile Quran ke Sumatera, Dakwah Ajak Anak-anak Dekat dengan Alquran

Pembagian paket sembako diberikan langsung ke rumah memang dilakukan karena masa Pandemi sehingga tak menimbulkan kerumunan. Terutama di sekitar lingkungan sekolah. Agar selain dalam misi pendidikan, masyarakat juga terbantu melalui momen berbagi tersebut.

“Tak hanya itu, untuk di sekolah, momen Ramadan juga kami akan gelar Pesantren Kilat karena tahun lalu sempat ditiadakan. Tahun ini kita gelar karena sudah diperbolehkan dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa lantaran siswa mencapai lebih dari 650 untuk kelas X dan XI maka Pesantren Kilat digelar selama empat sesi dengan waktu empat hari daru 26-29 April 2021. Puncaknya pada 29 April juga akan digelar Peringatan Nuzulul Quran dengan rangkaian hadroh, ceramah agama dan juga pengumuman sekaligus pemberian reward lomba Tilawatil Quran dan lomba pidato.

Lihat Juga :  Pemkot Palembang-Bulog akan Jual Ribuan Paket Sembako Murah Ramadhan Nanti

Lombanya sudah mulai berlangsung karena peserta mengikuti dengan mengirim vidio ke panitia baik penampilan Tilawatil Quran maupun pidato.

“Kami berharap selain ini jadi ajang silaturahim dan siraman rohani, ini juga menjawab kesedihan siswa-siswi yang sudah lama tak bertemu. Pandemi membuat mereka hampir satu tahun tak belajar tatap muka, apalagi mereka kelas X,” pungkasnya. (*/sugi)

Back to top button