Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MOZAIK ISLAM

Melatih Totalitas Beribadah di Bulan Rajab

ASSAJIDIN.COM – Para ulama mengatakan di bulan Rajab seperti ini yang dilakukan oleh imam Ali bin Abi Thalib menantu Rosulullah sekaligus sepupu beliau dan Rasulullahialaihi wassalam memberikan kesaksian “aku ini kotak ilmu dan Ali bin abi thalib pintunya”.

Maka apapun yang dilakukan Ali bin Abi thalib tidak mengada tidak sembarangan dan pasti bersumber dari kotak ilmu Nabi Muhammad Shallallualaihi wassalam.

Adapun Amalan imam Ali bin Abi Thalib ketika masuk bulan Rajab, beliau melakukan amalan totalitas beribadah kepada Allah Subhanawata’alla.

Para ulama menyikapi malam malam yang fadilah keutamaannya luar biasa. Berlaku untuk setiap malam seperti malam 1 rajab, malam nifsu sya’ban, malam lailatul qodar, malam hari raya idul fitri dan malam hari raya idul adha. Namun, jikalau kita tidak bisa secara totalitas melakukan ibadah dari awal malam sampai akhir malam, akan tetapi tetap jaga sholat isya berjamaah dan subuh berjamaah.

Lihat Juga :  Shalat Hanya Ritual Sama Seperti 'Yoga Bersyariah', Habib Jafar Jelaskan Puncak Ibadah yang Sesungguhnya

“Dalam hadis Rosulullah bahwasanya orang yang menjaga sholat isya’ berjamaah maka bernilai sama seperti orang beribadah separuh malam. Dan bersamaan dengan malam berfadiilah maka keutamaannya akan dilipat gandakan pahalanya. Kemudian ditambah dengan sholat subuh berjamaah ‘barang siapa yang sholat subuh berjamaah maka sama halnya dia melakukan sholat malam atau ibadah malam semalam suntuk,”Ujar Ustadz Ahmad Idris Kailani Dalam Live Streaming Thoha TV, Jum’at (12/02/2021).

Akan tetapi, Jikalau di malam malam mulia kita tidak bisa totalitas dalam melakukan ibadah. Maka kita jangan nodai dan cacati dengan perbuatan dosa dan maksiat.

“Jangan kita begadang malam itu untuk melakukan sia sia seperti memandang sesuatu yang diharamkan oleh Allah, dengan ngobrol mengadu domba, jangan buang waktu untuk melakukan maksiat,” katanya.

Lihat Juga :  Bukan Surga dan Neraka, Beribadahlah Mengharap Ridho Allah

Ia mengatakan, saat ini kita sudah berada di akhir zaman. Fitnah dan tantangan sedemikian luar biasa. Oleh sebab itu, kita sebagai mukmin janganlah melemah dan gentar dalam melangkah selagi kita masih berdiri tegap didalam syariat Rasulullahialaihi wassalam.

Oleh karena itu, Mulai persiapkan diri kita dengan perbanyak istighfar. Habib Umar Bin Muhammad Bin Salim Bin Hafidz, amalkan Istighfar Qur’ani yang terdapat dalam Qur’an Surah Ali Imran ayat 147.
“Robbana’gh firlana dzunubanaa waisraafanaa fiiiamrinaa watsabbit aqdaa manaa wansurnaa ‘alalqoumil kaafirin” (Ya Tuhan kami ampuni lah dosa dosa kami dan tindakan tindakan kami yang berlebihan (dalam) urusan kami, dan tetapkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang orang kafir).
“Dianjurkan membaca Istighfar di pagi dan sore hari sebanyak banyaknya,”katanya.(*)

Penulis : tri jumartini

Back to top button