Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

180 Hotel Sempat Tutup, Ini Promo Hotel Berbintang di Palembang Mulai 1 September 2020

ASSAJIDIN.COM –Upaya meningkatkan okupansi, mulai 1 September nanti 8.250 kamar hotel bintang 5 sampai 3 di Palembang menjual kamar permalam dengan sangat murah. Hal ini untuk memperbaiki tingkat hunian yang sempat terpuruk hingga 1 persen.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel Herlan Aspiudin mengatakan, promo tersebut merupakan program Staycation agar okupansi naik sampai 60 persen. Kamar dijual dalam bentuk voucher dan dapat digunakan hingga akhir tahun.

Harga telah ditetapkan untuk hotel bintang 5 mulai Rp450 ribu, bintang 4 Rp350 ribu dan bintang 3 Rp300 ribu. Dibandingkan dengan harga normal, biasanya seperti di bintang 4 saja, harga kamar standar Rp600 ribuan.

Lihat Juga :  Suka Duka Mahasiswa Tingkat Akhir dalam Menyelesaikan Skripsi di Masa Pandemi

“Dijual di Palembang Icon, PIM, Palembang Square (PS) mulai 1 September. Dijual dalam waktu 3 jam, mulai jam 3 sore sampai jam 6 sore. Jadi silakan beli dan bisa dipakai sampai akhir Desember,” katanya, Senin (10/8/2020).

Dengan penjualan voucher ini diharapkan okupansi naik. Saat ini okupnasi di Palembang rata-rata mencapai 40 persen. Pihaknya meyakini dengan jumlah itu minimal bisa menutupi operasional. Tetapi ini sudah cukup baik jika dibandingkan awal pandemi yang mencapai 1-5 persen.

“Sekarang sekitar 180 hotel yang tutup kemarin sudah buka lagi, tetapi masih ada pegawai yang sebelumnya dirumahkan masih belum dipekerjakan,” katanya.

Lihat Juga :  Dampak Pandemi, 30 Persen Pertokoan di Pasar 16 Gulung Tikar

Untuk kembali menggiatkan roda perekonomian di Palembang, akan digelar Sriwijaya Great Sale yang akan dilaunching pada 16 Agustus nanti. Dengan penawaran diskon yang diberikan up to 70 persen.

“Ini merupakan inisiatif dari para pengusaha agar turut membantu okupansi hotel dengan digelarnya program belanja diskon itu. Apalagi kita tahu, selama pandemi semua sektor usaha kesulitan. Makanya, kita terus berupaya apapun caranya agar okupansi hotel terus membaik dan menggerakkan ekonomi,” katanya. (*/Sumber:maklumatnews.com/karmayelAr-Razi)

Back to top button