Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Sampah Bukan Warisan, Ayo Galakkan 3R di Lingkungan Masing-masing

ASSAJIDIN.COM–Sampah menjadi persoalan yang tak kunjung selesai di Kota Palembang. Di samping tempat pembuangan akhir (TPA) yang dikelola Pemkot Palembang kondisinya nyaris over load, di lingkungan masyarakat pun minim Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Reduce, Reuse Recycle (3R).

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, semestinya setiap kecamatan bisa mandiri dan kreatif menyediakan lahan untuk dijadikan lokasi TPS 3R. Dengan adanya tempat pembuangan sampah 3 R ini masyarakat dapat memilah sampah rumah tangga sendiri sehingga tidak ada lagi penumpukan di TPA.

“Bahkan, manfaat daur ulang bisa dirasakan langsung masyarakat. Bisa jadi pupuk kompos, dibuat kerajinan tangan dan jual kembali,” katanya.

Lihat Juga :  Satu Kebaikan Saja Dibalas Allah Ribuan Kali Lipat

Salah satunya di kawasan Kalidoni, TPS 3R sudah berjalan dan masyarakat sudah banyak memanfaatkan limbah tersebut menjadi produk. Apalagi dalam upaya penyediaan TPS 3R tersebut juga dimaksudkan dalam giat menjaga kebersihan kota dan bagian dari poin penilaian penghargaan Adipura.

“Ini menjadi salah satu poin terpenting, bagaimana kita menyiapkan pengelolaan sampah. Selain itu, kita khawatir kalau tidak ada solusi persoalan sampah ini tempat penampungan akhir bisa over load,” katanya. Sementara itu, sebelumnya pada tahun 2019 jumlah lokasi TPS 3R di Kota Palembang berjumlah 13 titik.

Lihat Juga :  BSI Siap Migrasi rekening dan Penyatuan Sistem (Roll Out) di Wilayah Sumsel

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Alex Fernandus mengatakan ada dua lokasi TPA yang dimiliki Pemerintah Kota Palembang, yakni Sukawinatan seluas 25 hektare dan Karya Jaya seluas 40 hektar.

“Kalaupun di Sukawinatan Over load pun kita sudah siapkan lokasi lain, di TPA Karya Jaya luasannya masih besar dan cukup menampung. Apalagi, kita kan berencana buat incenelator jadi soal sampah di Palembang yang kisaran 1.200 ton perhari bisa kita selesaikan,” katanya. (*/Sumber/maklumat/karmayel-arrazi)

Back to top button