HAJI & UMROH

23 Calon Jemaah Gagal Umroh, Sempat Mendarat di Kualalumpur

Travel Bin Bilal Reschedule Keberangkatan

 

ASSAJIDIN.COM  – Penutupan sementara akses masuk Saudi bagi warga Negara yang ingin melakukan ibadah Umroh dan ziarah Masjid Nabawi, atau kunjungan wisata di wilayah Kerajaan Arab. Berimbas kepada salah satu Biro Travel Bin Bilal Tour untuk keberangkatan kamis, 27 Februari 2020 terpaksa dibatalkan keberangkatannya.

Hal tersebut dikarenakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan melakukan langkah proaktif guna menangkal masuk dan menyebarnya virus Corona (COVID-19) ke wilayah Kerajaan Arab Saudi dengan mengambil langkah-langkah pencegahan.

Sebanyak 23 Jemaah yang batal berangkat kini sudah tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Sumatera Selatan. Sebelumnya, para jemaah ini tertahan di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, karena tidak bisa melanjutkan penerbangan ke Jeddah, Arab Saudi.

Lihat Juga :  Menag: Keselamatan Jemaah Umrah Lebih Utama

Owner Bin Bilal Tour, H. Bilal Tribudi, mengatakan rombongan yang dibawa oleh travel perjalanannya merupakan jemaah umrah plus Mesir. Artinya, bukan merupakan umrah reguler. Mereka berangkat menggunakan maskapai Air Asia ke Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis, 27 Februari 2019.

“Ada 23 Jamaah terdiri dari 2 orang dari Palembang, 5 orang dari Lampung dan 16 orang dari Prabumulih, karena kita travel dari Prabumulih,” katanya.

Ia mengatakan, jemaah sudah beradah di Malaysia untuk transit dan kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan Saudi Airlines ke Jeddah, Namun saat di Malaysia pukul 11 waktu setempat, pihak maskapai menginformasikan pembatalan seluruh penerbangan ke Jeddah.

“Kita kembali ke tanah air, mungkin ini semua yang terbaik untuk jamaah, semua kita jadwalkan ulang dari keberangkatan, Hotel hingga Visa karena ini sifatnya force majeure,” katanya saat tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Jum’at (28/02/2020).

Lihat Juga :  IPHI Bertekad Menjadi Haji Mabrur Sepanjang Hayat,

Sementara itu, Keberangkatan yang akan dijadwalkan pada tanggal 12 maret terdapat 45 orang di perkirakan batak berangkat karena belum ada regulasi yang jelas dari Arab Saudi.
“Alhamdulillah, jemaah kita semua dalam kondisi sehat,”katanya.

Ditempat yang sama, Salah satu Jemaah Joni Bedyal dari Lampung berharap agar Pemerintah Arab Saudi dapat kembali mengizinkan dan menerima kedatangan jemaah umrah, sehingga tujuan mereka untuk beribadah ke Tanah Suci dapat segera dijadwalkan ulang kembali.

“Mudah-mudahan dari cobaan ini ada hikmahnya bagi kami sebagai jemaah, ” katanya.(*)

Penulis : tri jumartini

Back to top button