MOZAIK ISLAM

Beri Seribu Alasan Kebaikan dari Apa yang Tampak dari Kekurangannya

ASSAJIDIN.COM — Ada seorang wanita naik taksi dan duduk di samping pak supir taksi, padahal kursi belakangnya kosong. Mulai suudzon…

Berhusnudzonlag : Itu mungkin istri pak supir taksi.

Ada seorang laki-laki berjenggot panjang lewat di depan masjid saat orang-orang sedang sholat. Tapi ia lewat saja tidak masuk masjid ikut sholat. (Suudzon lagi…)

Berbaik sangkalah :  Mungkin sudah sholat di masjid lain yang langsung iqomah setelah adzan.

Saat naik kereta api, ada seseorang duduk disamping anda. Kemudian anda memberi salam, tapi ia tidak menjawab salam anda.

Mungkin saja ia tidak mendengar salam anda.

Seringkali, kita hanya melihat peristiwa yang ada dihadapan kita melalui satu bagian yang nampak oleh mata kita saja. Andaikan kita berusaha membayangkan bagian lain dengan kacamata positif, niscaya akan ada banyak orang yang selamat dari kezhaliman kita.

Lihat Juga :  Mengetahui Sejarah Siapa yang Memberi Nama-nama Surat dalam Alquran

Biasakanlah berfikir positif tentang orang lain, hati kita akan nyaman dan orang lain pun aman.

Seorang sholeh berkata:

“Andaikan aku bertemu dengan seseorang, dan dari jenggotnya menetes sisa khamar, niscaya aku akan berkata: pasti ia diguyur oleh orang-orang jahat dengan khamar”.

“Andaikan di atas sebuah bukit ada seseorang berkata: ‘Akulah tuhan kalian yang maha tinggi’, niscaya aku akan berkata: pasti ia sedang membaca ayat al-Qur`an tentang ucapan Fir’aun”.

Betapa sulit bagi seseorang untuk mengetahui niatnya sendiri, lalu kenapa ia malah sibuk menilai niat orang lain?

Perlakukanlah sahabat-sahabat anda dengan penuh maaf dan melihatnya dari kacamata positif atas keburukan dan kekurangannya.

Lihat Juga :  Mantan Pendeta Kini Ustad, Tabligh Akbar di Masjid Agung Palembang Sambut 1 Muharam 1439 H

Berusahalah memberikannya sejuta alasan baik untuk segala kekurangannya. Dan jika anda tidak menemukan alasan itu, katakanlah: “Pasti ia mempunyai alasan baik yang belum aku ketahui”. (*/Sumber: kajian sunnah)
____________

Tags
Close